Arsip | Puisi RSS feed for this section

Yesus Adalah Pria Sejati (Jesus is A True Man)

1 Mar

Situasi Saat ini : Di Trans Tv ada acara berjudul “Suami-Suami takut Istri”. Sinetron ini mengisahkan bahwa suami – suami itu semuanya takut kepada isterinya. Mungkin kita bertanya – tanya mengapakah mereka takut sama isteri ? karena pria – pria itu dikisahkan melakukan satu kesalahan yaitu tidak setia kepada pasangannya sehingga para isteri menjadi begitu berkuasa untuk menghukum pria – pria itu dan para isteri harus bekerja keras untuk menjaga suaminya agar jangan selingkuh. Ketika sang isteri menangkap basah suaminya melakukan tindakan selingkuh, isteri menjadi sangat berkuasa dan dapat memerintah para suami melakukan apapun yang mereka mau. Bahkan tokoh yang terkemuka seperti pak RT tidak memberikan contoh yang baik dan malah berkompromi dengan dosa dan melakukan perbuatan selingkuh.

Seperti gambar diatas digambarkan ketika suami tidak berfungsi dengan baik, isteri menjadi berkuasa untuk marah kepada suami dan suami digambarkan sebagai pria yang ketakutan dan tunduk kepada isterinya.

Ketika sang suami melakukan suatu kesalahan / dosa, pria telah kehilangan identitas dirinya sebagai lelaki dan isteri karena merasa dirinya benar mengambil alih kekuasaan sebagai kepala keluarga dan menjadikan suaminya seperti pembantu. Di dalam suatu kasus dimana sang suami gagal dalam pekerjaan / bisnis sedangkan isteri bekerja keras dan menghasilkan banyak uang, suami kehilangan harga dirinya dan isteri karena merasa di atas lupa akan kodratnya untuk berada di bawah otoritas suami akhirnya menjadikan suaminya sebagai pembantu rumah tangga dan melakukan tugas tugas rumah tangga sedangkan ia banyak meluangkan waktu untuk eksis di situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, bbm dan sebagainya.

Pria ketika kehilangan harga dirinya diakibatkan gagalnya di dalam pekerjaan sedangkan bila wanita lebih superior daripadanya, pria cenderung lebih memerlihatkan kekuasaan dengan serangan fisik kepada isteri. Hal ini dapat terjadi bila sang isteri lebih cerewet dari pada pria dan di dalam perdebatan yang sengit dimana mereka saling menyalahkan satu dengan yang lain. Isteri tidak berhenti henti berbicara dan pria merasa sangat amat terganggu terhadap kecerewetan dari kaum pria. Ketika wanita tidak mau didengarkan oleh pria, wanita mudah terluka dan sangat sensitif sehingga isteri cenderung cerewet dan memaksa pria untuk mendengarkannya. Sedangkan suami karena tidak mau mendengarkan isteri cenderung melakukan kekerasan fisik untuk membungkam isterinya agar diam.

Pria tidak hanya melakukan kekerasan fisik untuk membungkam kecerewetan wanita tetapi pria juga dapat memperlihatkan kekuasaan dan harga dirinya yang terluka dengan menggunakan kata-kata yang kasar dan menghancurkan hati wanita seperti sebuah tonjokan lidah yang langsung memukul isteri di hati yang di hatinya yang terdalam.

15

Di dalam sebuah kasus terjadilah perdebatan yang sangat sengit antara suami dan isteri dimana keduanya saling berdebat hebat dan tidak mau mengakui kesalahan masing-masing sedangkan isteri begitu cerewet dan tidak mau diam sehingga karena sangat marah dan lepas kendali, sang suami langsung mengambil air keras dan menyiramkannya ke wajah sang isteri.

Efesus 4:26

Konteks

TB (1974) ©
SABDAweb Ef 4:26
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: w  janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

original-sin-focus

Pada masa Adam dan Hawa, dimana mereka buah pengetahuan baik dan jahat. Ketika mereka sudah makan buah pengetahuan baik dan jahat. Mereka menyadari bahwa mereka telanjang sehingga mereka bersembunyi karena tidak dapat menutupi ketelanjangan mereka, Ketika bersembunyi, Tuhan Allah memanggil Adam dan menanyakan dimanakah Adam ? Adam menjawab bahwa ia menyadari ia telanjang sehingga bersembunyi dan Tuhan Allah bertanya “darimanakah engkau mengetahui bahwa engkau telanjang, apakah engkau makan buah pengetahuan baik dan jahat”. Kej 3:9-11

Adam menjawab “Perempuan yang Kau tempatkan disiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

Lalu Allah bertanya kepada perempuan itu “Apa yang telah Kau perbuat ?”

Hawa menjawab “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Identitas Pria sebagai pria sejati hilang ketika dosa pertama kali hadir pada Adam dan Hawa di karenakan ketidak taatan mereka sehingga dari semenjak Adam dan Hawa, pria cenderung tidak mau mendengarkan isteri karena pada kisah Adam diketahui bahwa ketika mendengarkan isteri maka Adam jadi melakukan kesalahan sedang wanita berusaha keras untuk menguasai suami agar membuat suaminya mendengarkannya dan membuktikan bahwa apa yang dipikirkan suami itu salah dan apa yang dipikirkan isteri itu pasti benar sehingga isteri cenderung cerewet dan mendominasi suami. Sehingga lahirlah yang dinamakan Suami Takut Isteri / Suami di bawah Ketiak Isteri atau suami yang Otoriter dan Dominan.

1 Raj 21:1  Sesudah itu terjadilah hal yang berikut. Nabot, orang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria.

1 Raj 21:2  Berkatalah Ahab kepada Nabot: “Berikanlah kepadaku kebun anggurmu itu, supaya kujadikan kebun sayur, sebab letaknya dekat rumahku. Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur yang lebih baik dari pada itu sebagai gantinya, atau jikalau engkau lebih suka, aku akan membayar harganya kepadamu dengan uang.”

1Raj  21:3  Jawab Nabot kepada Ahab: “Kiranya TUHAN menghindarkan aku dari pada memberikan milik pusaka nenek moyangku kepadamu!”

1Raj 21:4  Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: “Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku.” Maka berbaringlah ia di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya dan tidak mau makan.

1 Raj  21:5  Lalu datanglah Izebel, isterinya, dan berkata kepadanya: “Apa sebabnya hatimu kesal, sehingga engkau tidak makan?”

1 Raj 21:6  Lalu jawabnya kepadanya: “Sebab aku telah berkata kepada Nabot, orang Yizreel itu: Berikanlah kepadaku kebun anggurmu dengan bayaran uang atau jika engkau lebih suka, aku akan memberikan kebun anggur kepadamu sebagai gantinya. Tetapi sahutnya: Tidak akan kuberikan kepadamu kebun anggurku itu.”

1 Raj 21:7  Kata Izebel, isterinya, kepadanya: “Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu.”

1 Raj 21:8  Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka yang diam sekota dengan Nabot.

1 Raj 21:9  Dalam surat itu ditulisnya demikian: “Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat.

1 Raj 21:10  Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan mereka harus naik saksi terhadap dia, dengan mengatakan: Engkau telah mengutuk Allah dan raja. Sesudah itu bawalah dia ke luar dan lemparilah dia dengan batu sampai mati.”

1 Raj 21:11  Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua dan pemuka-pemuka, yang diam di kotanya itu, melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat yang dikirimkannya kepada mereka.

1 Raj 21:12  Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat.

1 Raj 21:13  Kemudian datanglah dua orang, yakni orang-orang dursila itu, lalu duduk menghadapi Nabot. Orang-orang dursila itu naik saksi terhadap Nabot di depan rakyat, katanya: “Nabot telah mengutuk Allah dan raja.” Sesudah itu mereka membawa dia ke luar kota, lalu melempari dia dengan batu sampai mati.

1 Raj 21:14  Setelah itu mereka menyuruh orang kepada Izebel mengatakan: “Nabot sudah dilempari sampai mati.”

Raja Ahab adalah raja yang sangat berkuasa dan dia dapat melakukan apapun yang dia mau tetapi ketika ia tidak mendapatkan apa yang diinginkan , ia merajuk dan murung seperti seorang anak kecil. Dan ratu Izebel melihat suaminya tidak berdaya maka Ia mengambil alih kekuasaan suaminya itu untuk mendapatkan apa yang sangat di inginkan suaminya walaupun harus dengan cara yang sangat keji dengan membuat Nabot difitnah oleh orang orang dursila dan dilempari batu hingga mati. Karena begitu jahatnya ratu Izebel sehingga ia mati di lempar dari tembok Yizrel dan anjing anjing meminum darahnya.

The_Death_of_Jezebel

Lalu seperti Apakah Pria sejati itu seharusnya ?

Ef 5:22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
Ef 5:23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
Ef 5:24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

grandpa

Yesus adalah Pria Sejati karena Yesus taat sampai akhir kepada Bapa di Sorga, Yesus mau menanggung kesalahan semua dosa manusia sekalipun  ia tidak melakukan dosa satupun dan Ia tidak seperti Adam pertama ataupun Hawa yang tidak mengakui kesalahannya. Yesus menjadi berdosa karena menanggung dosa dosa kita. Saat di taman Getsemani ia berkata bukan kehendakku yang jadi tetapi jadilah kehendakMu. Yesus adalah Pria sejati karena ia mau bertanggung jawab dan mengambil otoritas itu dan melakukan kehendak Allah.
Sobat Yesus adalah Pria sejati dan setiap kita yang telah menerima Yesus telah dikuduskan disucikan dan disempurnakan menjadi gambaran seperti Yesus. Maukah kita menjadi seperti Yesus ?
Kumau spertimu Yesus di sempurnakan selalu….
Kumau spertimu Yesus di sempurnakan selalu….
Kumau spertimu Yesus di sempurnakan selalu….
Dalam segenap hidupku menyenangkah hatimu….
jesus-true-man

Sukacita Penuaian

25 Feb
Bastian MP
Do=G

G Bm C D
KETIKA TUHAN MEMULIHKAN KEADAAN SION
Em D C D
KEADAAN KITA SEPERTI ORANG YANG BERMIMPI
G Bm C D
WAKTU ITU MULUT KITA PENUH DENGAN TAWA
Em D C D
LIDAH KITA DENGAN SORAK-SORAI

REFF:
G D Am D
YANG MENABUR DENGAN MENCUCURKAN AIR MATA
C A/C# D
AKAN MENUAI DENGAN BERSORAK-SORAI
G D Am D
YANG BERJALAN MENANGIS SAMBIL MENABUR BENIH
C D G
PASTI PULANG MEMBAWA BERKAS-BERKASNYA

————————————————————————–

Lakukan 4 tahap Mendengar Suara Tuhan Dengan Nats dibawah ini dan tuliskanlah apa yang anda dapat dari Tuhan ?
1. Baca Berulang ulang minimal lebih dari 2x.
2. Pilih frase kata yang seakan akan melompat keluar dari firman itu dan memberi kesan yang mendalam lalu jelaskanlah mulai dari frase kata itu.
3. Berdoa mintalah Tuhan berbicara pada Anda melalui ayat di bawah.
4. Jadikanlah Firman itu rhema dan gantilah kata Yeremia dgn nama kita dan buatlah seolah olah kita membuat percakapan 2 arah dengan Tuhan. Ingat setiap yang ada dapat dari Tuhan di catat 🙂 Selamat saat teduh.

————————————————————————

Jer 30:1 Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya:

Jer 30:2 “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tuliskanlah segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu itu dalam suatu kitab.

Jer 30:3 Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman TUHAN–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.”

Jer 30:4 Inilah perkataan-perkataan yang telah difirmankan TUHAN tentang Israel dan tentang Yehuda:

Jer 30:5 “Sungguh, beginilah firman TUHAN: Telah kami dengar jerit kegentaran, kedahsyatan dan tidak ada damai.

Jer 30:6 Cobalah tanyakan dan selidiki, adakah laki-laki melahirkan? Mengapakah setiap laki-laki Kulihat tangannya pada pinggangnya seperti seorang perempuan yang melahirkan? Mengapakah setiap muka berubah menjadi pucat?

Jer 30:7 Hai, alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya; itulah waktu kesusahan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya.

Jer 30:8 Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan mematahkan kuk dari tengkuk mereka dan memutuskan tali-tali pengikat mereka, dan mereka tidak akan mengabdi lagi kepada orang-orang asing.

Jer 30:9 Mereka akan mengabdi kepada TUHAN, Allah mereka, dan kepada Daud, raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka.

Jer 30:10 Maka engkau, janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, demikianlah firman TUHAN, janganlah gentar, hai Israel! Sebab sesungguhnya, Aku menyelamatkan engkau dari tempat jauh dan keturunanmu dari negeri pembuangan mereka. Yakub akan kembali dan hidup tenang dan aman, dengan tidak ada yang mengejutkan.

Jer 30:11 Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah.

Jer 30:12 Sungguh, beginilah firman TUHAN: Penyakitmu sangat payah, lukamu tidak tersembuhkan!

Jer 30:13 Tidak ada yang membela hakmu, tidak ada obat untuk bisul, kesembuhan tidak ada bagimu!

Jer 30:14 Semua kekasihmu melupakan engkau, mereka tidak menanyakan engkau lagi. Sungguh, Aku telah memukul engkau dengan pukulan musuh, dengan hajaran yang bengis, karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar.

Jer 30:15 Mengapakah engkau berteriak karena penyakitmu, karena kepedihanmu sangat payah? Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu.

Jer 30:16 Tetapi semua orang yang menelan engkau akan tertelan, dan semua lawanmu akan masuk ke dalam tawanan; orang-orang yang merampok engkau akan menjadi rampokan, dan semua orang yang menjarah engkau akan Kubuat menjadi jarahan.

Jer 30:17 Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN, sebab mereka telah menyebutkan engkau: orang buangan, yakni sisa yang tiada seorangpun menanyakannya.

Jer 30:18 Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku akan memulihkan keadaan kemah-kemah Yakub, dan akan mengasihani tempat-tempat tinggalnya, kota itu akan dibangun kembali di atas reruntuhannya, dan puri itu akan berdiri di tempatnya yang asli.

Jer 30:19 Nyanyian syukur akan terdengar dari antara mereka, juga suara orang yang bersukaria. Aku akan membuat mereka banyak dan mereka tidak akan berkurang lagi; Aku akan membuat mereka dipermuliakan dan mereka tidak akan dihina lagi.

Jer 30:20 Anak-anak mereka akan menjadi seperti dahulu kala, dan perkumpulan mereka akan tinggal tetap di hadapan-Ku; Aku akan menghukum semua orang yang menindas mereka.

Jer 30:21 Orang yang memerintah atas mereka akan tampil dari antara mereka sendiri, dan orang yang berkuasa atas mereka akan bangkit dari tengah-tengah mereka; Aku akan membuat dia maju dan mendekat kepada-Ku, sebab siapakah yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk mendekat kepada-Ku? demikianlah firman TUHAN.

Jer 30:22 Maka kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.”

Jer 30:23 Lihatlah, angin badai TUHAN, yakni kehangatan murka, telah keluar menyambar, –angin puting beliung–dan turun menimpa kepala orang-orang fasik.

Jer 30:24 Murka TUHAN yang menyala-nyala itu tidak akan surut sampai Ia telah melaksanakan dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya; pada hari-hari yang terakhir kamu akan mengerti hal itu.

Renungan Sejuta Kerinduan, I Miss You Lord

24 Feb

Lama sudah aku termenung,hingga tak kusadari berapa kali jantung berdetak.Tak jua kusadari berapa banyak udara yang ku hisap ketika aku bernafas.Aku berada pada satu titik yang tak ber-ruang,tanpa kesadaran yang seharusnya.Dan pada saat itulah betapa ratapan itu kian terdengar jelas dibalik kesunyian malam yang menenggelamkan manusia dalam setiap mimpi mereka.

Tiba-tiba Lamunanku terbuyarkan. Angin menghempas dedaun hijau dibelakang rumah yang kutinggali.Pintu terbanting menghadirkan kegaduhan. Sekali lagi aku terkagetkan dengan kenyataan yang sedang aku alami. Betapa resah jiwa kecil ini. Betapa gelisah hati ini mengingat keberadaanku yang kini tak lagi bisa merasakan getar,detak dan desah nafas-Nya.Ya,kini kita terpaksa harus berada pada satu kenyataan yang mengharukan.

Seketika terbayang senyumanMu juru selamatku, yang menerimaku apa adanya… walau dunia melihat rupa hanya Engkau yang menerima setiap kekuranganku…

Kuingat lagi apa yang tlah kita lalui bersama. Kuingat kembali semua kenyataan yang membawa kita menikmati indah dunia dan rasa yang telah tercipta.

Aku mulai menggerakkan bibirku sedikit melebar.Tersenyum mengingat keindahan yang tlah kita ciptakan.Tlah kita sama-sama rasakan kala kita masih bersama,seminggu yang lalu.Sebulan yang lalu, bertahun yang lalu..

Namun malam tetap tak berubah.Malam tetap dingin,menghempas semangatku.Malam tetap sepi.Malam tetap menyiksa dengan memaksaku sendiri tanpa Kau hadir menemani.
Hanya dosa yang memisahkan kita….
Hanya pengakuan dosa dan pengampunanMu yang membawaku kembali mendekat kepadaMu….

Saat Jauh dariMu hidupku tiada artinya…
Oh Lord.. hanya Engkaulah segenap kerinduanku…
Aku ingin selalu ada di hadiratMu….
Menikmati kasihMu yang s’lalu baru setiap hari….

Rindu selalu untukMu!

True Love Will Never Die (Kasih Sejati Tidak Akan Pernah Mati) Indonesia – English

14 Feb

Kasih Yang Sejati tidak akan pernah mati, itu akan bertahan selamanya. Itu akan menyatakan hati menjadi satu, dan mengajar kita untuk bertahan, Itu akan membantu menangani masalah kehidupan dengan cara yang membangun, membawa kekuatan di jiwa sehingga dapat melaluinya setiap hari. Sekalipun jika ada sebuah perpisahan dari dunia ini ke dunia berikutnya, Kasih yang sejati akan tetap bertahan, karena itu telah lulus setiap ujian.

Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.

Tak berapa lama kemudian….seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.

Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.

Namun, ketika akan mengetuk pintu… terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya. Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar jaketnya di depan pintu dan berbaring diatasnya.Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah.. di depan pintu… dengan udara malam yang dingin melilit…hanya beralaskan selembar jaket.Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi.. karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Haleluyah…

Dan ternyata, di dalam rumah.. persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar jaket dan berbaring diatasnya.. Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.

Tak terlintas sedikitpun dalam pikirannya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang. Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.

Malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.

Sobat Kasih SetiaNya, Yesus seumpama sang Suami yang begitu setia yang menantikan isterinya sampai mati bahkan rela mengorbankan nyawanya untuk menebus nyawa kita semua yang di ilustrasikan sebagai isterinya. Cinta Sejati Yesus tidak akan pernah mati dan selalu diingat sepanjang abad hingga Maranatha datang.

TB (1974) © SABDAweb Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih y  Allah akan dunia ini 1 , sehingga Ia telah mengaruniakan z  Anak-Nya a  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya b  kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. c 

True love will never die, it lasts forever more, It binds our hearts together, and teaches us to endure, It helps us deal with life’s problems in a constructive way, Bringing out an inner strength that gets us through each day. Even if there is a separation from this world to the next, True love will still survive, for it passes every test.

In the dead of night, in a modest house that is not how the extent … a wife awaiting her husband’s return. Not usually the husband coming home late at night. The wife is confused …. it was late and she was very tired and sleepy. However, it had not crossed his mind at all to go to bed and fell asleep in her bed. Faithfully he wants to keep waiting … however, drowsiness deepened and the beloved husband had not come.

Not long after ….
a man who was very dignified noble virtuous again arrived at his modest home.

This man is the husband of his wife.
Tonight he came home later than usual, exhaustion and fatigue are felt.

However, when it would occur to her knock on the door … The wife, who was falling asleep …. ah, he really did not want to wake him.
Without thinking, he was not so knocked on the door and immediately held his turban at the door and lay down on it.
With a tenderness that did not want to wake beloved wife, the husband prefers to sleep outside the house ..
at the front door …

the cold night air wrapped around …
paved with a thin piece of turban only.
Weary and tired activity all day, freezing cold night he faced ..
because it did not want to wake his beloved wife. Haleluyah …

And in fact, in the house ..
just behind the door where her husband held a turban and lay on top of it ..
The wife is still waiting, until his wife fell asleep and leaning behind the door.

Not occur at all in pikirinnya tuk lying in bed, while her husband had not come home.
However, fearing irresistible sleepiness and did not hear the knock on the door when the husband came home, he decided to wait for her husband’s tuk at the front door of the house.

Night … without knowing each other, a pair of husband and wife is sleeping side by side on both sides of the door of their modest … the love and respect for the family .. The wife is willing to sacrifice himself for the sake of sleeping at the loyalty and respect for the husband and the husband sacrificed himself to sleep at the door for the sake of love and tenderness on the wife.

Buddy steadfast love, Jesus is like the husband who so faithfully awaiting his wife to death even willing to sacrifice his life to atone for the lives of all of us who illustrated as his wife. Love Jesus will never die and always keep in mind throughout the centuries to come Maranatha.

John 3:16 (NIV) 16 For God so loved the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life.

Renungan Hati Terdalam ~ Melihat Pelangi di Tengah Badai

28 Jan

Di dalam suatu hubungan persahabatan, rumah tangga ataupun hubungan kita dengan sesama.. seringkali kita lebih suka melihat kejelekan atau kekurangan dari sesama kita. Respon kita seringkali tanpa kita sadari adalah menghakiminya dengan cara membicarakan kejelekannya, kekurangannya ataupun kesalahanya…..

Sobat kita adalah manusia yang tidak sempurna yang tidak pernah lepas dari kesalahan….

Kita hanya memperkeruh suasana dan memperburuk hubungan dengan membicarakan kekurangan, kelemahan dan kesalahan saudara kita… Sadarilah bahwa “Tidak seorangpun yang suka di bicarakan kesalahan, kekurangan dan kejelekannya… jadi berhentilah menghakimi sesamamu…”

Luk 6:41  Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui ?

Pada tanggal 7 Mei, 1931, perburuan penjahat paling sensasional di kota New York yang pernah dineal akhirnya sampai pada klimaksnya. Setelah berminggu-minggu pencarian, Francis Crowley si “Dua Senjata” – Sang pembunuh, perampok bersenjata yang tidak merokok dan tidak minum minuman keras – berada dalam posisi bertahan, terjebak dalam apartemen kekasihnya di West End Avenue.

Crowley

Seratus limapuluh polisi dan detektif mengepung tempat persembunyiannya. Mereka membuat lubang-lubang di atap; mereka berusaha memancing keluar Crowley, si “Pembunuh Polisi,” dengan gas air mata. Kemudian meeka menyiapkan senapan mesin di gedung-gedung sekitarnya, dan selama lebih dari satu jam area pemukiman New York dipenuhi suara letusan senjata. Crowley merangkak di belakang kursi, membalas tembakan polisi tanpa henti. Sepulih ribu orang tercekam menyaksikan pertempuran ini. Belum pernah kejadian seperti ini terjadi di pinggir jalan New York.

Ketika Crowley tertangkap, Komisaris Polisi E.P. Mulrooney menyatakan bahwa si Bandit Dua Senjata merupakan salah satu dari criminal paling berbahaya yang pernah tercatat dalam sejarah New York, “Dia akan membunuh,” ujar sang Komisioner, “hanya karena jatuhnya sehelai bulu.”

Tapi bagaimana Crowley si “Dua Senjata” memandang dirinya sendiri ? Kita tahu, karena tatkala polisi memberondong apartemennya, dia menulis sepucuk surat yang ditunjukkan “Untuk mereka yang berkepentingan.” Dan ketika Dia menulis, darah mengalir dari lukanya meninggalkan jejak merah di kertas. Dalam surat ini, Crowley berkata : “Di balik pakaian saya ada sebuah hati yang letih, tapi sebuah hati yang baik – yang tidak tega melukai siapa pun.”

Beberapa saat sebelum hal ini terjadi, Crowley baru saja mengadakan pesta kencan dengan pacarnya di pinggir jalan Long Island. Tiba – tiba seorang polisi muncul menghampiri mobil dan meminta: “Coba saya lihat surat mengemudi Anda.”

Tanpa berkata sepatah pun, Crowley menarik picu senjatanya dan menembak polisi itu hingga mandi darah. Tatkala polisi yang menjadi korban itu jatuh, Crowley melompat keluar mobil, merampas senjatanya, dan menembakkan sebutir peluru lagi ke tubuh tak berdaya itu. Dan itulah si pembunuh yang berkata : “Dibalik pakaian saya ada hati yang letih, tapi sebuah hati yang  baik – hati yang tidak tega menyakiti siapapun.”

Crowley di hukum mati di kursi listrik. Begitu dia tiba di penjara Sing Sing, apakah dia berkata, “Ini yang saya peroleh karena membunuh orang-orang ?” Tidak, dia berkata : “Ini yang saya peroleh karena membela diri.”

Hal penting dari kisah ini adalah “Crowley si Dua Senjata tidak menyalahkan dirinya sendiri” dan ia tidak suka dihakimi….

crowley1

Sobat, berapa banyak di antara kita yang di dalam rumah tangga ataupun di dalam hubungan dengan sama, kita lebih suka melihat kekurangan orang lain dan membicarakan kekurangan orang lain atw bahasa kerennya gossip di gosok gosok biar sip… ternyata bukannya sip tapi kita merampas bagiannya Tuhan dan menjadi Tuhan dengan menghakimi sesama kita dengan perkataan.

Sobat ketika anda memperlihatkan kelemahan, kekurangan ataupun kejelekan orang maka respon orang itu sama seperti respon Crowley yang cenderung membela diri dengan keras, semakin anda menyerang semakin orang itu dengan keras membela dirinya sendiri. Sobat anda tidak akan mendapatkan madu bila anda menendang sarang lebahnya. Mulailah melihat pelangi di tengah badai pada diri sesamamu. Sejelek apapun orang pasti masih ada sisi positip dari orang itu, bukankah kita lebih baik berfokus untuk melihat sisi positip orang itu daripada berfokus hanya melihat kekurangannya terus menerus…

Sadarilah satu kebenaran dalam hubungan sesama ini :

Setiap orang ingin diterima…

Setiap orang ingin berprestasi…

Setiap orang ingin dikenal…

Setiap orang ingin dianggap berarti dan berharga…

Setiap orang tidak suka di perlihatkan kesalahannya secara langsung….

Setiap orang tidak suka dihakimi….

Dan sadarilah….

              Setiap orang suka dipuji, diterima dan di hargai…..

 

Sobat bagian untuk menghakimi bukanlah bagian kita tetapi bagian Tuhan, bahkan Tuhan Yesus sendiripun tidak menghakimi wanita yang ketahuan berzinah yang seharusnya harus dihukum dengan dilempari batu sampai mati… Yesus hanya menulis ditanah dan berkata yang tidak berdosa boleh melempari wanita itu dengan batu… dan ketika semua orang pergi… Yesus berkata “Yesus tidak menghakimi wanita itu tetapi janganlah berbuat dosa lagi…”

Bukankah itu suatu contoh yang indah…. Dimana Yesus menerima kita apa adanya, betapapun besar kesalahan dan dosa kita… Yesus tidak pernah berfokus melihat  kesalahan dan dosa tetapi Yesus selalu melihat pelangi di tengah badai pada diri sesama… Sobat… hentikanlah menghakimi sesama dengan membicarakan kekurangan dan keburukan sesama kita… marilah kita saling mengasihi dengan membicarakan hal hal yang baik di dalam diri sesama kita seperti melihat pelangi ditengah badai…

Sobat, betapapun besarnya kesalahanmu dan dosamu… Yesus tidak pernah mengungkit dan mengingatnya, ketika Ia mengampuni dosamu…. Ia mengampuni dan melupakan sepenuhnya… Yesus menerimamu apa adanya termasuk semua keburukan keburukanmu dan Ia sanggup merubahnya menjadi pelangi di tengah badai….

Kolose 3:14

TB (1974) ©
SABDAweb Kol 3:14
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, z  sebagai pengikat yang mempersatukan a  dan menyempurnakan.

——————————————————————————————————————————————————————

Merasa Diberkati oleh renungan ini, bantulah pelayanan Kasih SetiaNya dengan berbelanja di http://www.facebook.com/butik.ella/

Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

Memori Tentang Dosa Kita

26 Jan

 Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri (Kej 45:5).

Memori tentang dosa-dosa kita dapat merampas sukacita keselamatan kita. Mungkin kita berkata, atau mendengar orang lain berkata. “Andai aku bisa mengampuni diriku sendiri untuk apa yang telah kulakukan!” Sejumlah orang menjadi terobsesi dengan rasa bersalah karena dosa-dosa masa lalu mereka.


Ketika Yusuf memperkenalkan diri  kepada kakak-kakaknya yang telah menjual dirinya sebagai budak, semua kakaknya terdiam dan “takut dan gemetar menghadapi dia.” (Kej 45:3). Rasa bersalah dan takut mengingatkan tentang ulah mereka yang menyebabkan penderitaan ayah mereka yang sudah tua yaitu Yakub, dan adik mereka, serta Yusuf sendiri. Merasakah hal itu, Yusuf dengan segera meyakinkan mereka: “Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu” (ay. 5).

Ketika kita berdosa dan menyakiti orang lain, kita mungkin menemukan diri kita di posisi yang sama seperti kakak-kakak Yusuf. Namun, Jika kita mengaku dosa kita, kita dapat yakin bahwa kita telah diampuni. Meratapi kesalahan dan menyalahkan diri sendiri bukanlah karya Roh Kudus.

Alkitab memberitahu kita “supaya [kita] dibaharui di dalam roh dan pikiran [kita]” (Ef  4:23). Kita perlu memusatkan pikiran kita kepada Yesus, Juru selamat kita, dan bukan kepada dosa kita di masa lalu. Kita perlu memusatkan perhatian terhadap apa yang sudah diperbuat-Nya – pengorbanan penebusan-Nya di kayu salib untuk dosa kita – dan bukan pada apa yang telah kita perbuat. Karena Dia telah mengampuni dosa kita, kita dapat belajar untuk “melupakan” dosa kita. –DJD.

 Terpujilah nama Yesus

Aku sangat senang Dia menerimaku;

Dia mengampuni pelanggaranku

Dia telah membersihkan hatiku dari dosa. –Harris

 Rasa bersalah bukanlah beban yang diinginkan

Bapa Surgawi untuk ditanggung anak-anak-Nya.

 

 

Anda Spesial

25 Jan

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik.

Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00.- ia bertanya kepada hadirin,”Siapa yang mau uang ini?”

Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat.

“Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian,tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”

Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat2.

Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?”

Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya, “Apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya.

Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.

“Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?”

Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

“Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00.-

Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan.

Jangan pernah lupa – Anda spesial…!!!”you-are

 

Sobat bila anda sudah menyadari betapa berharganya dirimu sadarilah bahwa karena begitu spesialnya ada sehingga Yesus rela mati untuk dirimu… namun… tidakkah engkau menyadari bahwa engkau diciptakan dengan satu tujuan yaitu menggenapi rencanaNya di dalam hidupmu agar engkau menjadi garam dan terang dunia… Sobat dimanapun anda berada, jadilah berkat sehingga burung burung di udara seakan bernyanyi nyanyi saat anda datang karena anda datang tidak dengan tangan kosong tetapi membawa segenggam makanan untuk memberkati burung burung merpati itu..

Efesus  2:10  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. 

Yer 29:11  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Ef 3:17-19 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.

Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,

dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

 

Dan 12:3  Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

Engkau Indah seperti bintang bersinar….

1 Pet 2:9  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Sobat Yesus menerima dirimu bukan karena apa yang kamu lakukan… tidak perduli apa yang kamu lakukan… Betapapun kotornya dirimu Yesus menerimamu apa adanya… Yesus tidak perduli dengan apa yang telah kamu lakukan… Yesus peduli padamu sekalipun tidak ada yang perduli padamu… Sobat sadarilah bahwa kamu itu unik dan sangat indah… karena Engkau dibentuk serupa dengan gambar Allah…

You are royalty.  Daughter of the King of Kings, a member of the Royal priesthood.  You are special.

Mzm 103:12  sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

Yes 1:18  Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

2 Kor 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Did you know… (Tidakkah Engkau Tahu…)

That you were handmade (Bahwa Engkau diciptakan langsung dari tanganNya sendiri…)

To be just who you are (Untuk Menjadi siapakah dirimu…)

Every hair you have is counted, every tear drop, every scar (Setiap helai rambutmu di hitung, setiap tetesan air mata.., setiap luka…)

Every feature is gently fashioned and finished off by hand (Setiap bagian telah didesain dengan indah dan diselesaikan oleh tanganNya…)

Unique though not unequaled, essential to His plan (Sungguh Unik dan tidak ada yang sepertimu, sangat penting untuk menggenapi rencanaNya…)

No one else can do what you do No one else can play your part (Tidak seorangpun dapat melakukan seperti yang kamu lakukan tidak ada seorangpun dapat menggantikanmu…)

Made in God’s own Image (Yang dibuat serupa dengan Gambar Yesus…)

And loved with all His heart. (Dan dicintai dengan segenap hatiNya…)