Arsip | Kristen RSS feed for this section

Mengejar Sorga yang Begitu Dekat

8 Mar

Oleh : Bpk. Pdt. Felly Kairupan

Nats : Bil 13:25-14:5
Terkadang kita tidak pernah menyadari betapa dekatnya kita kepada Sorga itu. Kita sering mendengar / membaca tentang kisah – kisah orang yang naik turun ke Sorga seperti di dalam buku Sorga itu Nyata. Tetapi mereka hanya dapat menikmati Sorga itu dan haruslah kembali ke dunia untuk menceritakan keindahan sorga itu. Bangsa Israel juga mengalami peristiwa ini dimana begitu dekatnya mereka menuju tanah perjanjian yang bagaikan sorga itu dimana hanya dibatasi sebuah sungai yang kecil tetapi tidak dapat masuk ke dalamnya.
Lalu mengapakah mereka tidak dapat masuk ke dalamnya lalu apakah yang salah ?
Bil 13:27 Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.

28 Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.

29 Orang Amalek diam di Tanah Negeb, orang Het, orang Yebus dan orang Amori diam di pegunungan, orang Kanaan diam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan.”

30 Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!”

31 Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: “Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita.”

32 Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: “Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.
33 Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”

Jawabannya adalah karena mereka begitu terbiasa dengan mujizat sehingga mereka melihat mujizat itu biasa saja dan mereka melihat masalah lebih besar dari pada Tuhan mereka sehingga tidak percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang mustahil.

Perhatikanlah kehidupan bangsa Israel di padang gurun dimana mereka hanya terfokus pada berkat di padang gurun saja tetapi tidak memiliki iman yang bergerak maju untuk meraih tanah perjanjian dimana mereka sudah menyerah duluan tanpa menghadapi peperangan lebih dahulu. Bukankah terkadang ini mencerminkan kehidupan kita yang begitu mudah puas terhadap berkat padang gurun dan tidak memiliki iman yang lebih besar untuk meraih berkat yang jauh lebih besar dari tanah perjanjian itu ?

Kita seringkali bersungut –sungut dan menyalahkan Tuhan ketika situasi sulit menghadapi kita. Alih-alih daripada kita hanya menyalahkan Tuhan bukankah lebih baik kita bersyukur dan mempercayai Tuhan yang sanggup melakukan perkara-perkara yang mustahil.
Bil 14:1 Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis pada malam itu.

2 Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: “Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!

3 Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?”

4 Dan mereka berkata seorang kepada yang lain: “Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir.”

5 Lalu sujudlah Musa dan Harun di depan mata seluruh jemaah Israel yang berkumpul di situ.

Kita terlalu berfokus terhadap berkat padang gurun masa lalu dan gagal untuk mempercayai Tuhan yang sanggup memimpin hidup kita sehingga kita lebih suka mencari pemimpin yang lain untuk memimpin hidup kita.
Bil14:22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku,

23 pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista Aku ini tidak akan melihatnya.

24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.

Betapa malangnya bangsa Israel bila kita renungkan bahwa mereka semua mati karena persungutan dank arena tidak percaya kepada Allah sehingga mereka mencobai Allah hingga 10x namun mereka tidak mau mendengarkan suara Tuhan. Mereka semua mati namun hanya Kaleb dan Yosua serta keturunannya yang dapat masuk ke tanah perjanjian dikarenakan memiliki jiwa yang berbeda sehingga mempercayai Tuhan sepenuhnya…. Terkadang Sorga itu begitu dekat seperti Yesus yang menawarkan hidup yang kekal hanya dengan mempercayainya namun kita tidak mempercayai dan menerimanya sehingga kita seperti bangsa Israel yang mati hanya dibatasi sungai kecil sebelum masuk tanah perjanjian. Berbagagialah orang yang mau mempercayai Yesus sepenuhnya karena upahnya adalah kehidupan kekal di Sorga. Amin.

Iklan

Mengatasi Kemustahilan

6 Feb

Mat 19:26 “Bagi manusia hal itu tidak mungkin tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin”.
Metoda 4M Saat Teduh
Tahap 1 : Mulailah dengan penyembahan. Anda bisa mulai dengan menyanyikan lagu “Kumau cinta Yesus selamanya”, setelah masuk hadirat Tuhan nyatakanlah bahwa anda cinta akan Tuhan Yesus dan rindu untuk ada di hadiratNya.

Bacalah minimal 10x , Hafalkanlah ayat hafalan hari ini dan perkatakan Mat 19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”
Tahap 2 : Renungkanlah firman Tuhan ini dan buatlah pertanyaan :
1.Hal mustahil apakah yang pernah anda alami ?
Isteriku pernah mengalami beberapa kejadian yang secara logika tidak mungkin yaitu : kami memiliki anak yang pertama yang sakit – sakitan terus dan bahkan mengalami flex paru-paru yang parah. Saat itu ia sendirian karena aku sedang tugas keluar kota. Dia dalam kondisi dimana ia tidak bisa melakukan apa – apa selain menangis dan berdoa kepada Tuhan. Di dalam kesendiriannya ia mempraktekan kuasa nama Yesus dengan terus berdoa dan menumpangkan tangan diatas kepala jojo. Setelah serangkaian test dan pengobatan medis dengan fisioterapi. Kondisi Jojo mulai membaik namun ia kurus sekali sehingga bila ia buka baju kita bisa melihat tulang paru parunya kelihatan. Banyak orang berkata “Mustahil anak ini bisa gemuk karena ia sangat kurus sekali apalagi ia pernah sakit parah”. Tetapi isteri saya tidak menyerah ia terus berdoa di dalam nama Yesus dan menumpangkan tangan di atas kepalanya, ia percaya ada kuasa di dalam nama Yesus bahwa jojo bisa gemuk dan montok. Setelah bertahun-tahun berdoa hingga jojo menginjak masa remajanya, doa kami dijawab dan ternyata gemuknya bukan main, ia tumbuh menjadi anak yang tinggi besar , gemuk dan montok. “Bagi manusia itu tidak mungkin tapi bagi Allah tidak ada hal yang tidak mungkin”.
2. Bagaimana anda mengatasi keraguan akan mustahil itu ?
Ketika kami mengalami pergumulan yang diluar kendali kami, kami tidak patah semangat dan menyerah. Kami bertekun di dalam doa dan menguatkan iman dengan memperkatakan firman dan menantikan Tuhan. Doa kami membutuhkan waktu bertahun tahun untuk dijawab dan bahkan terkadang doa kami belum dijawab hingga saat ini. Lalu apakah kami putus asa ? tentu tidak. Kami memvisualkan iman kami dengan membayangkan hal – hal yang baik saja yang akan terjadi dan benar saja Tuhan sanggup mengubah hal yang mustahil menjadi kenyataan. Aku juga pernah mengalami suatu penyakit yang secara logika mustahil untuk disembuhkan tapi karena kasih karunia Tuhan aku bisa kembali sehat dan membalik posisi dari situasi yang tidak mungkin menjadi mungkin. Lihatlah video kesaksian Yanto Wijaya Kusuma di koleksi video halaman ini.
3. Apa yang anda lakukan ketika hal mustahil itu mengalahkan anda ?
Mungkin anda bertanya-tanya apakah selalu saya mengalami kemenangan ? tentu saja tidak saya pernah mengalami masa-masa seperti nabi Elia dimana saya merasa lebih baik mati saja dengan cara bunuh diri karena begitu putus asanya saya ketika ditinggal sang kekasih dan ditinggalkan figur seorang Ayah. Itu adalah masa tergelap di dalam hidup saya. Hingga satu titik dimana saya tidak dapat berbuat apa apa / kondisi alpha. Bila tidak bertemu dengan saya secara pribadi, mungkin anda akan bertemu dengan saya di rsj grogol, tapi karena Tuhan Yesus baik, ia datang di alam bawah sadar saya dan berkata “Bangkitlan dan jadilah terang dunia.” Inilah titik balik dalam kehidupan saya yang mengatasi segala kemustahilan.
4. Solusi terbaik mengatasi kemustahilan ?
Kesalahan utama saya adalah saya terlalu berharap pada manusia dan menaruh segala pengharapan saya kepada mereka sehingga ketika saya kecewa maka segala pilar kehidupan saya hancur seketika. Oleh karena itu saya belajar untuk hanya berharap kepada Yesus yang adalah sahabat sejati saya yang tak pernah meninggalkan saya dan bahkan mengorbankan nyawaNya demi saya. Ketika saya dalam kondisi kemustahilan, mungkin saya tidak dapat melakukan apa – apa selain meneteskan air mata dan berteriak di dalam roh saya dan berkata “Tuhan Yesus tolong saya”. Ketika saya bersandar penuh kepada Tuhan Yesus di dalam doa, penyembahan dan firmanNya, saya menemukan solusi bahwa “ketika kita diam dan tinggal tenang di dalam hadirat Tuhan, maka aku menemukan kekuatanku” sehingga aku dapat menemukan jalan keluar untuk setiap permasalahanku yang aku rasa tidak mungkin itu.
5. Cari contoh Alkitab tentang hal yang mustahil.
Luk 1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Luk 1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Luk 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

Luk 1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Luk 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Luk 1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

Luk 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Luk 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Luk 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.

Luk 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Renungkanlah Maria dan Elisabet mengalami kemustahilan. Bagaimana mungkin perawan Maria bisa hamil tanpa suami dan Bagaiman mungkin Elisabet yang sudah tua yang dikatakan mandul itu bisa hamil ? Jawabannya adalah : Luk 1:37 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Sahabat bila anda membaca renungan pagi ini, dimana anda mungkin mengalami kondisi kondisi yang mustahil maka kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, berharaplah pada Tuhan Yesus dan percayalah Ia sanggup melakukan hal yang mustahil.
Tahap 3 Melakukan firman.
Lakukanlah kebenaran firman ini dengan tetap beriman kepada Tuhan Yesus, bertekunlah di dalam doa dan nantikanlah Dia, lihatlah mujizat masih ada hingga kini.
Tahap 4 Membagikan firman.
Saya sudah membagikan sharing firman pengalaman hidup saya dan isteri saya. Bila anda merasa diberkati dengan renungan ini, bagikanlah kepada rekan-rekan anda baik di bbm, fb ataupun kepada keluarga anda, semoga renungan ini menjadi berkat bagi banyak orang dalam nama Yesus. Amin.

Aplikasi Android Kasih SetiaNya

5 Feb

Aplikasi Android Renungan Harian Kasih SetiaNya.

Selamat pagi…. Kabar baik kini Renungan harian Kasih SetiaNya sudah memiliki aplikasi android, Anda dapat mendownloadnya secara gratis di http://www.appsgeyser.com/1526275/

atau di http://www.4shared.com/mobile/KFlJA7KMce/Kasihsetianya.html

Peluang Usaha Kerja di Rumah – asli bukan penipuan

19 Sep

 

Sahabat Kasih SetiaNya pada kesempatan ini kami hendak menginformasikan untuk peluang bekerja dari rumah melalui media internet. Caranya : cukup bergabung di link berikut ini

https://www.nusaresearch.net/public/register/register/refUserName/Yantow08

Setelah bergabung anda akan mendapatkan penghasilan tambahan dari setiap survey online yang anda jawab setiap hari. Poin dari hasil survey tersebut akan diakumulasi selama setahun dan poin tersebut dapat ditukar dengan pulsa handphone dan uang internet di situs ipaymu dimana anda dapat menggunakan uang internet itu untuk membeli barang di dunia maya dengan gratis. Pulsa handphone anda dapat juga ditukar oleh uang tunai.

Saya sudah mencobanya dan ternyata perusahan survai nusaresearch bukanlah penipuan namun suatu perusahan survai resmi yang beralamatkan di PT.Nusaresearch – Penelitian Pasar Online di Indonesia Tel: 021-29022227 Fax: 021-29022244 Email: info@nusaresearch.com Email pendukung: support@nusaresearch.net Kantor: 21H Grand Slipi Tower Jl. S. Parman Kav.22-24 Slipi Jakarta Barat 11480

A Little Lesson about Life (Pelajaran Tentang Kehidupan)

19 Jul

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Semuanya tak pernah terjadi.

Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu- kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita- cita dan harapan yang kita mintakan.

Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang”. Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.

Kita memohon Kekuatan… Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.

Kita memohon kebijakan… Dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan Hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.

Kita memohon kemakmuran… Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.

Kita memohon Keteguhan Hati… Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.

Kita memohon Cinta…Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.

Kita Memohon kemurahan/kebaikan hati…Dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang silih berganti.

Begitulah cara Tuhan membimbing Kita. Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan? Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.

Tetaplah berjuang…berusaha…dan berserah diri… Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan memberikannya untuk kita (Roma 8:28)

TERSENYUM SELALU

19 Jul

Shalom……

Ini adalah cerita seorang ibu yg akan menyelesaikan skripsinya. This is really a good story….

Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama “Tersenyum”. Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka. Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang dan mengatakan “hello”, jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.
Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya, anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoran pada suatu pagi di bulan Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu cara kami dalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap orang di sekitar kami mulai menyingkir, dan bahkan kemudian suami saya ikut menyingkir. Saya tidak bergerak sama sekali… suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir.

Ketika berbalik itulah saya membaui suatu “bau badan kotor” yang sangat menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki tunawisma. Ketika saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat dengan saya, ia sedang “tersenyum”. Matanya yang biru langit indah penuh dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata “Good day” sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan. Lelaki yang kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil berdiri di belakang temannya.

Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka.

Wanita muda di counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata, “Kopi saja, Nona” karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika mereka ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka, mereka harus membeli sesuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan). Kemudian saya benar-benar merasakannya – desakan itu sedemikian kuat sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya

Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas meja dan meletakkan tangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru itu.

Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata “Terima kasih.” Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, “Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk memberimu harapan.”

Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, “Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan.” Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Kasih Tuhan kami diberikan apa yang dapat kami berikan untuk orang lain.

Hari itu menunjukkan kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya. Saya menyerahkan “proyek” saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia melihat kepada saya dan berkata, “Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?” Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan..

Dengan caraNya sendiri, Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yg ada restoran tersebut, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT.

Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI SESAMA DAN MEMANFAATKAN BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN MEMANFAATKAN SESAMA………………GBU all.

Jendela Kereta Api

19 Jul

Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui? —Lukas 6:41

Hari itu, di kereta api terdapat seorang pemuda bersama ayahnya. Pemuda itu berusia 24 tahun, sudah cukup dewasa tentu.

Di dalam kereta, pemuda itu memandang keluar jendela kereta, lalu berkata pada Ayahnya.
“Ayah lihat, pohon-pohon itu sedang berlarian”

Sepasang anak muda duduk berdekatan. Keduanya melihat pemuda 24 tahun tadi dengan kasihan. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan pemuda itu tampak begitu kekanakan.

Namun seolah tak peduli, si pemuda tadi tiba-tiba berkata lagi dengan antusiasny,
“Ayah lihatlah, awan itu sepertinya sedang mengikut kita!”

Kedua pasangan muda itu tampak tak sabar, lalu berkata kepada sang Ayah dari pemuda itu.
“Kenapa ANda tidak membawa putra Anda itu ke seorang dokter yang bagus?

Sang Ayah hanya tersenyum, lalu berkata. “Sudah saya bawa, dan sebenarnya kami ini baru saja dari rumah sakit. Anak saya ini sebelumnya buta semenjak kecil, dan ia baru mendapatkan penglihatannya hari ini”

Sahabat, setiap manusia di planet ini memiliki ceritanya masing-masing. Jangan langsung kita men-judge seseorang sebelum kita mengenalnya benar. Karena kebenaran boleh jadi mengejutkan kita. Selalu berprasangka baik kepada setiap orang, karena itu yang diajarkan nabimu, dan itulah cara yang baik untuk hidup…