Arsip | Kesaksian RSS feed for this section
Gambar

Preman menyuapi Gembel

18 Jul

Sahabat Kasih SetiaNya,

Sungguh sangat mengharukan bila kita melihat seorang preman menyuapi seorang gembel. Sobat Tuhan Yesus yang adalah Tuhan semesta alam, Dia rela menjadi hamba di dunia dan memberikan harta yang paling berharga yaitu nyawaNya untuk menebus dosa dan kesalahan kita. Sobat Marilah kita saling mengasihi sehingga kita menjadi berkat bagi orang banyak seperti Tuhan  Yesus.

Ada Kesembuhan Yang Menanti Anda! 100% Kisah Nyata

15 Mar

Dokter memanggil Anda keruangannya dengan sebuah ekspresi serius, “Saya punya kabar buruk, Anda sakit kanker..” Jika Anda mengalami vonis ini, mungkin semua harapan Anda hancur dalam sekejab, dan depresi.

Atau Anda mengalami penyakit menanahun yang tidak juga kunjung sembuh. Anda sudah ke dokter, dan menjalani berbagai pengobatan. Tidak hanya itu, Anda juga datang kepada banyak hamba Tuhan untuk di doakan. Setiap kali KKR kesembuhan, Anda dan keluarga memastikan diri ada disana. Namun Anda bertanya, “Mengapa saya tidak kunjung sembuh juga?” Mari kita kembali kepada apa yang Alkitab katakana.

Pertama, Tuhan tidak melarang penggunaan obat dan cara-cara medis. Bahkan di Alkitab mencatat bagaimana Rasul Paulus menyarankan perawatan medis untuk masalah sakit perut yang dialami Timotius (1 Timotius 5:23). Pengobatan dengan cara medis juga merupakan suatu anugrah Tuhan. Namun dalam pelaksanaan pengobatannya, jangan lupa mengundang Tuhan untuk turut campur di dalamnya.

Kedua, Tuhan juga dapat melakukan mukjizat penyembuhan. Itulah sebabnya Dia memiliki gelar Tabib Ajaib. Di kitab Matius di catat bagaimana Yesus melakukan berbagai mukjizat kesembuhan atas banyak orang. Dalam Matius 8:17 menuliskan bahwa Yesus menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit penyakit dan mengusir roh-roh jahat untuk menggenapi nubuatan yang berkata, “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Di Alkitab juga mencatat bahwa dalam beberapa kesempatan Yesus menyembuhkan banyak orang, namun di saat lain Ia hanya menyembuhkan beberapa orang atau bahkan hanya satu orang saja. Hal ini menandakan bahwa Tuhan menyembuhkan mereka yang mencari kesembuhan, tapi Tuhan tidak berkewajiban untuk menyembuhkan. Mengapa Tuhan secara instant menyembuhkan seseorang dan ada yang ditunda sekian lama, itupun merupakan misteri Ilahi. Namun satu hal yang perlu kita garis bawahi bagaimana Yesus melakukan penyembuhan, Dia tidak pernah menggunakan satu metode. Yesus menggunakan berbagai macan cara untuk menyembuhkan mereka yang datang kepada-Nya. Hal yang sama juga berlaku hingga hari ini. Dia memiliki banyak cara untuk menjamah mereka yang haus akan Dia dan memohon kesembuhan kepada-Nya.

Jika Anda sudah berdoa dan memohon kesembuhan kepada-Nya, bukan berarti Dia harus menyembuhkan Anda. Satu hal yang pasti yang Anda harus tanamkan dalam hati Anda, bahwa Tuhan mendengarkan doa Anda dan Dia akan menjawabnya sesuai kekuatan dan kuasa-Nya.

Anda memiliki akses kepada Bapa Sorgawi melalui Yesus Kristus untuk memohon kesembuhan yang dimungkinkan karena Yesus Kristus telah menanggung sakit penyakit Anda di kayu salib. Dalam 1 Petrus 2:24 dituliskan : Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. Kata sembuh dalam ayat diatas mengacu pada kesembuhan total, baik roh, jiwa dan tubuh.

Selain itu, dalam Yakobus 5:14 menuliskan, “Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.”

Kadang juga, kita perlu untuk mengampuni atau mendapatkan pengampunan untuk mengalmi kesembuhan. Hal ini juga diajarkan oleh Paulus dalam 1 Korintus 11:28-30 berkaitan dengan Perjamuan Kudus. Kita perlu mengakui dosa yang kita sembunyikan dan juga melepaskan pengampunan pada orang lain, sehingga Tuhan dapat bebas bekerja dalam hidup kita tanpa dibatasi oleh dosa.

Jadi, apakah jika seseorang tidak juga sembuh apakah hal itu karena dosa? Tidak juga. Karena Yesus juga pernah berkata ketika ditanya oleh murid-murid-Nya tentang seorang yang buta sejak lahir seperti ini, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.” Yohanes 9:3. Kadang juga penyakit itu menjadi alat Tuhan untuk mengajar kita tentang suatu hal. Jika hari ini Anda mengalami sakit penyakit, Tuhan menghendaki Anda untuk datang kepada-Nya melalui doa-doa Anda. Peganglah janji Tuhan yang berkata, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b). Hal ini termasuk kelimpahan dalam kesehatan jasmani Anda.

Berdoalah untuk mencari kehendak Tuhan atas hidup Anda. Periksa hati Anda, hal apakah yang perlu Anda bereskan. Lepaskanlah pengampunan pada mereka yang telah menyakit dan terimalah juga pengampunan yang akan membebaskan nurani Anda.

Jika Anda hari ini merindukan kesembuhan, Anda bisa mengikuti doa ini:

Tuhan yang kupanggil dalam nama Yesus Kristus, pencipta alam semesta dan juga Tabib yang Ajaib, dengarlah doaku hari ini yang memohon kesembuhan. Saya percaya bahwa Engkau ingin saya mengalami kesembuhan dan kuat, dan saya meminta Engkau untuk menjamah saya dengan kasih karunia-Mu serta kekuatan-Mu. Ampuni dosa saya, angkatlah semua penghalang dari hidup saya yang menghalangi Engkau untuk menyembuhkan saya. Saya mengampuni mereka yang telah menyakiti saya. Sekarang, saya mengambil otoritas di dalam nama-Mu atas sakit penyakit saya dan menengkingnya. Aku berkata kepada sakit penyakitku dan memerintahkan kepadanya untuk keluar dari tubuhku di dalam nama Yesus Kristus. Tuhan, saya juga memberikan kembali hidup saya untuk melayani-Mu dan saya akan memuliakan nama-Mu melalui kesaksian hidup saya. Terima kasih karena telah mendengarkan doa saya, Amin.

Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!

“Gadis Tiga Tahun Ini, Berhasil Menyelamatkan Nyawa Ibunya”

14 Mar

“Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah.”
(1Tim 5:4)

Meski usianya baru tiga tahun, tetapi Gracie Gross sudah menunjukkan cinta kasih kepada ibunya. Gadis kecil asal Gardnerville, Nevada, Amerika Serikat ini tahu apa yang harus dilakukannya saat sang ibu dalam keadaan jatuh tak berdaya di lantai rumah mereka.

Gracie Gross dengan sigap menelepon ke pusat pelayanan gawat darurat. Walau tidak dapat menjelaskan mengapa sang ibu pingsan, tetapi pesan dari gadis kecil ini dapat dipahami oleh para petugas yang dihubunginya.

Gracie Gross, gadis kecil yang masih lugu ini bahkan kesulitan dalam menjelaskan alamat tempat tinggalnya. Untungnya, para petugas penolong berhasil melacak keberadaan rumah Gracie berdasarkan data nomor telepon rumah yang digunakannya dalam menghubungi 911.

Petugas penolong berhasil memberikan pertolongan tepat waktu kepada Catherine, ibunya. Dan keselamatan nyawa Catherine, tidak lepas dari kesigapan, kecerdasan dan kepedulian Gracie Gross kepada ibunya.

Renungan

Anak yang berbakti adalah anak yang tahu membalas cinta kasih orangtuanya dengan penuh ketulusan. Anak yang berbakti sadar bahwa kasih yang sejati adalah kasih yang memberi dengan ketulusan hati. Sudahkah kita berbakti kepada orangtua kita?

“Romantis, Kakek Ini Tanpa Henti Mengirimkan Bunga Cinta Setiap Pekan Selama 70 Tahun!

13 Mar

“Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.” (Ef 5:28)

Pasangan suami-istri Jack Millis dan Millie pantas dinobatkan menjadi pasangan paling romantis di dunia. Bagaimana tidak, Jack Millis, pria romantis yang sudah berusia 89 tahun ini, selama 70 tahun selalu mengirimkan bunga kepada istrinya Millie.

Bukan hanya mengirimkan bunga setiap tahun atau setiap bulan. Jack Millis, pria asal Cambridgeshire, Inggris ini, malah mengirimkan paket bunga tanda cinta setiap pekan. Jadi hingga sekarang, Jack sudah mengirimkan lebih dari 3500 paket bunga cinta.

Jack Millis, veteran perang dunia II ini sudah mulai mengirimkan bunga pada Millie sejak usianya 18 tahun. Sejak jatuh cinta pada Millie, kiriman paket bunga ini secara rutin diberikan oleh Jack kepada kekasih pujaan hatinya.

Jack selalu menyisihkan uang saku untuk membeli paket bunga. Awalnya, satu paket bunga itu hanya seharga 1 shilling, hingga sampai sekarang harga paket bunga ini sudah berharga 5 poundsterling.

”Rahasia perkawinan langgeng adalah saling berbagi dan peduli satu sama lain. Untuk aku, itu berarti membelikan istri bunga,” ujar ayah tiga putri dan kakek enam cucu itu.

Setali tiga uang dengan sang suami, Millie juga memiliki pendapat yang senada.”Rahasia perkawinan bahagia dan langgeng juga saling menerima dan saling memberi,” katanya dengan yakin.

Renungan

Kekuatan, komitmen, dan kesungguhan cinta sejati Jack Millies memang dahsyat luar biasa. Jalinan cinta sejati ini terus terjaga dalam kobaran romantisme yang saling meneguhkan satu sama lain. Cinta sejati memang tidak pernah padam, semakin hari pasti semakin indah. Semoga!

KESAKSIAN AHMAD QONI’ RIZQI

8 Mar
TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN — Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas. Dimana penekanan surat Al Faatikhah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) allah ke jalan yang lurus.

“Iyyaa kana’ budu wa iyya kanasta’iin Ihdinaash shiroo thol mustaqiim ” “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus. “Qs. 1:5-6.

Saya teruskan membaca Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat saya temukan jawabannya yang berbunyi:
“wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim.”
“Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus.

Az Zukhruf 43:61
Di situ Al Qur’an menyatakan bahwa ISA AL MASIH memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Timbul pertanyaan dalam hatiku: “Bukankah hanya allah Swt yang mengetahui tentang hari kiamat itu?” Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur’an Surat Luqman, bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.

“Innallaha `indahu `ilmussa’ati wa yunazzilul ghoitsa… ”
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat im… ” Qs. Luqman 31.34
Tapi mengapa ISA AL MASIH juga mengetahui lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama ISA AL MASIH itu ?

Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu, saya bolak balik membaca Al Qur’an. Lalu di saat saya membaca Surat All Imrom 3:45, disitu kutemukan jawaban yang bunyinya demikian: “idz golatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiniki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa minal muqarrobin”
“Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan rahmat daripada-Nya namanya AL MASIH ISA Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan”. Qs. 3:45

Saya merasa terentak melihat pernyataan ayat di atas itu, kata hati rohani saya semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa ISA AL MASIH dalam pra keberadaan-NYA atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata AL MASIH artinya yang diurapi yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat.

Jadi seeara tersirat dan tersurat ayat itu menyatakan bahwa ISA AL MASIH itu pada hakikatnya adalah Firman ALLAH yang diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah Swt. Lalu, siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu ? Sebab tidak ada manusia, Nabi, Rasul sampai Malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Saya dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya saya temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang saya ambil pointnya saja demikian bunyinya: “Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu”. Artinya: Sesungguhnya AL MASIH ISA Putra Maryam itu, adalah utusan ALLAH dan kalimat-NYA yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-NYA”. Qs. 4:171

Dari sini bisa saya simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan ISA AL MASIH itu utusan ALLAH, ISA AL MASIH itu Firman ALLAH, ISA AL MASIH itu ROH ALLAH, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 clan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:

ISA faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.
ISA itu sesungguhnya ROH ALLAH dan Kalam ALLAH.

Disamping itu saya juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:
“Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon ”
Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditangah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil. ”

HSM 127, HSB 1090
Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, “Siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu?” Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur’an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.
“Alaysallahu bi akh khamil khakhimin ” “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya ” Qs. At Tim 95:8

Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi saya tetap belum mau mempercayai dan mengimani YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamat saya. Karena masalah keyakinan kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang.

Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari TUHAN Pencipta dan Penguasa Semesta Alam.

Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu saya langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur’an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pemyataan tentang ISA AL MASIH itu:

Dalam Al Qur’an:

1. Qs. 19 : 19 — “ Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci.

2. Qs. 19:21 — “ ISA AL MASIH sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah.

3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110 — “ ISA AL MASIH semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia.

4. Qs. 19:31 — “ ISA AL MASIH seorang yang diberkati Allah dimana saja berada.

5. Qs. 3:49, 5:110 — “ ISA AL MASIH, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati.

6. Qs. 3:45 — “ ISA AL MASIH adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat.

7. Qs. 4:171 — “ ISA AL MASIH utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.

8. Qs. 21:91 — “ ISA AL MASIH dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam

Dalam Hadits:

l. HSB. 1496 — “ ISA AL MASIH itu utusan Allah, Kalam Allah, Rob Allah.

2. HSB. 1090 dan HSM 127 — “ ISA AL MASIH akan turun menjadi Hakim yang adil.

3. H. Anas bin Malik hal. 72 — “ ISA AL MASIH Roh Allah dan Kalam Allah.

4. HSM Jilid I hal. 74 — “ ISA AL MASIH adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil.

5. H. Ibnu Majah — “ Tidak ada Imam Mahdi selain — “ ISA AL MASIH putra Maryam.

Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits perasaan saya seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju “Jalan Keselamatan”.

Tetapi ada satu hal yang membuat saya berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini udah saya kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.

Dari sini saya kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan ke-bingungan. Saya lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur’an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, saya temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan yaitu di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang bahwa:
” Anjaabir qaala sami ‘tun nabiyya sholallahu `alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum `amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah ” “Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: “Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka” HSM 2412-2414

Dan Al Qur’an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs. 44:40-42, “Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma’iin ”
“Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya ” Qs. 44:40

“Yauma laa yughnii maulan anmaulan syaian walaahum yunsharuun” “Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan ” Qs. 44:41

`Illa man rrakhimallahu innahu huwal `aziizur- rokhiim. ” “Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. ” Qs. 44:42

Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:
Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorang pun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.

Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21: Bahwa ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah.

“Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa `alayya hayyinum wa linaj’alahu, ayatanllinnaasi warakhmatan minnaa; wa kana amran maqdhiyyaa. ”

` Jibril berkata:: Demikianlah Tuhanmu berfirman “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. ” Qs. Maryam 19.21

KESIMPULAN

Dengan demikian akhirnya saya simpulkan bahwa umat Kristen sudah dijamin dengan kepastian keselamatan, sedangkan kami setiap hari berkali-kali berdoa meminta supaya diberi keselamatan, serta berkali-kali pula setiap hari kami mendoakan nabi Muhammad Saw dan keluarganya supaya diberikan keselamatan:

Allah huma sholi `ala Muhammad wa `ala `ali Muhammad.
Ya Allah berikanlah keselamatan kepada nabi Muhammad dan keluarganya (doa Shalawat).

Karena hal itu adalah perintah Al-Qur’an bahkan Allah dan para Malaikat pun juga bershalawat untuk Nabi.

Innallaha wa malaikatuhu yusholluuna `alaannabiyyi, yaa ayyu halladziina amanuu shalluu `alaihi wasalimuu tasliimaa. Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Qs. Al Ahzab. 33:56)

Oleh sebab itu kami setiap hari berkali-kali juga memohon kepada Tuhan supaya ditunjukkan ialan yang lurus.

Ihdinash shiroothol mustaqiim. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Qs. Al Faatikhah 1:6).

Dan Allah memberikan jawaban permohonan kami itu di dalam Al Qur’an “wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim. ”

“Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Az Zukhruf 43:61

Maka di dalam Al Qur’an ayat berikutnya ISA AL MASIH memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. … fat taqullaha wa athii ‘uun … maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku (Qs. Az Zukhruf 43:63).

Melalui pernyataan itu akhirnya bisa saya ketahui bahwa ISA AL MASIH adalah sosok pribadi yang terkemuka atau terbesar di dunia dan di akhirat (Qs. 3:45). Serta Kalam Allah dan Roh Allah (Qs. 4:171 clan HSB 1496).

Dan ISA AL MASIH itulah nanti yang akan menjadi Hakim yang adil (HSB. 1090 clan HSM. 127). Lewat keputusan Hakim yang adil itulah setiap manusia akan dinyatakan masuk ke dalam surga atau dijebloskan ke dalam neraka.

Di hadapan Hakim yang adil itu nanti tidak ada siapa saja dan apa saja yang bisa memberi syafaat (pertolongan) kecuali orang yang telah diberi rahmat dari Allah (HSM. 2412-2414 clan Qs. 44:40-42).

Siapakah sosok pribadi yang disebut rahmat dari Allah itu? Sesungguhnya ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah (Qs. 19:21).

Dengan demikian manusia itu bisa selamat di hadapan Hakim yang adil nanti kalau orang itu sudah punya tanda dan rahmat dari Allah.

Apakah tandanya itu nanti ? Yaitu mempercayai dan mengimani dengan sepenuh hati serta tulus murni bahwa ISA AL MASIH atau YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruslamatnya. ————

TUHAN YESUS Memberkati.

Yayah, Gadis Preman Tukang Palak Terminal

4 Mar

http://www.jawaban.com/news/userfile/videofile/a9d48daf386d0564b6d21202a28e0c34176x134.3gp

Perceraian ayah dan ibunya membuat kehidupan Yayah Ade Rina berubah selamanya. Masa kecil Yayah yang seharusnya dipenuhi dengan perhatian dan kasih dari kedua orangtuanya berubah menjadi masa-masa menyeramkan. Ibunya yang harus sibuk bekerja keras menjadi tulang punggung keluarga, membuat Yayah yang ditinggal di rumah bersama sang paman merasakan pahitnya didikannya.

“Salah melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan dia, saya dipukul pakai kayu,” demikian tutur Yayah.

Rasa takut, itulah yang Yayah rasakan setiap kali melihat atau bahkan mengingat sosok sang paman. Baginya rumah adalah tempa yang mengerikan baginya. Rasa dendam di hatinya membuatnya ingin membalas perbuatan sang paman.

“Saya dendam sekali sama dia, sampai saya ingin bunuh, saya ingin tusuk kalau dia lagi tidur,” itulah keinginan Yayah kecil, tapi apa daya, ia hanya seorang gadis kecil.

Hingga ia memasuki masa SMA-nya, saat itu ia berkenalan dengan seorang teman pria yang mengajaknya berkenalan dengan anak-anak seusianya yang putus sekolah dan kurang kasih sayang yang sering berkeliaran di terminal bus.

“Pertama saya merasa takut ya, bergaul dengan orang-orang yang kurang kasih sayang, dan ada yang putus sekolah. Tapi satu dua kali saya di ajak, saya mulai tertarik. Asik-asik orangnya…” ungkap Yayah.

Sejak bergaul dengan anak-anak itu, prilaku Yayah berubah kasar. Ia sering memalak, minum-minuman keras dan bermain judi. Tak jarang ia tidak pulang ke rumah dan asik dengan teman-temannya di terminal itu. Tapi suatu hari, sosok yang ia takuti itu muncul kembali.

“Sempat waktu saya lagi nongkrong, ketahuan sama om saya. Saya ditarik sama om saya, disuruh pulang. Saya dinasehatin, tapi nasehatnya menjatuhkan harga diri saya sebagai perempuan. Kesel juga saya dikatain perempuan nakal, tapi saya tidak beritahukan kalau selama ini saya nongkrong karena saya kesal sama om saya.”
Hati kecil Yayah tahu bahwa tidak baik menjadi anak yang pemberontak, namun diluar rumah sana ia menemukan peneriman dan sosok pria yang melindungi dan mengasihinya. Tidak menemukan jalan keluar, Yayah terus menjalani kehidupannya yang brutal di terminal. Suatu hari, seorang ibu yang pulang dari pasar menjadi korban pemalakannya bersama teman-temannya.

Yayah merebut belanjaan ibu itu, “Beri saya uang, kalau tidak saya buang belanjaan ini dan saya injak-injak.”
Ibu itu dengan terpaksa mengeluarkan uang dari dompetnya sambil berkata, “Kamu masih anak-anak aja sudah kaya gini, gimana kalau sudah besar..!”

Perkataan itu langsung membuat Yayah terdiam, “Perkataan itu seperti menyentuh saya. Sepertinya hidup ini tidak berguna, dan saya bingung apa yang harus saya lakukan.”

Ditengah kebingungannya, seorang kerabat dari ayahnya datang dan memberitahukan keberadaan ayahnya.

“Dia bilang ayah saya ada di Palembang. Untuk menghindar dari teman-teman pergaulan saya yang tidak baik, akhirnya saya memutuskan untuk ke Palembang.”

Perjalanan pencarian akan sang ayah pun di mulai, menapakkan kaki di kota Palembang Yayah akhirnya memberanikan diri menemui sosok pria yang selama ini tidak ia kenal.

“Walaupun dalam hati ada rasa kesel karena selama ini dia tidak ada tanggung jawab, sebagai ayah tidak ngurusin saya, tapi ketika dia minta maaf dan dia peluk saya, dia cium saya, akhirnya saya senang. Saya bangga, oh ini dia, saya merasakan punya ayah.”

Hati Yayah yang terluka sedikit terobati oleh kasih yang baru ia rasakan dari sang ayah. Bersama keluarga ayahnya, ia kemudian membangun kehidupan yang baru. Hingga seorang teman memperkenalkannya dengan seorang pria yang bernama Maykel, yang dikemudian hari akan menjadi suaminya.

Hubungannya dengan Maykel tidaklah berjalan mulus, karena sikap egois Yayah, maka Maykel lebih sering mengalah.

“Pernah suatu kali, dia marah saya, dia tampar saya,” demikian kenang Maykel, suami Yayah. “Reaksi yang dia tidak suka, dia keluarkan kata-kata yang ngga sopan.”

Maykel bersabar menghadapi Yayah, hingga suatu hari Maykel mendengar ada sebuah ibadah yang diadakan khusus untuk pemuda. Ia pun mengajak Yayah untuk pergi ke ibadah itu.

“Saya ajak dia, saya bilang: Besok mau ngga pergi ke tempat rekreasi?” jelas Maykel

“Saya pun tidak tahu kalau disana ada ibadah, karena suami saya bilangnya Cuma jalan-jalan aja,” aku Yayah.

Namun Yayah mengikuti ibadah itu tanpa komentar, dan disana ia mendengar sebuah lagu yang begitu indah dan menyentuh hatinya.

“Lagunya, “Mataku tertuju padamu”. Saya bilang begini, ternyata mata Tuhan tertuju pada saya. Semakin saya dengar, semakin tenang jiwa saya. Sepertinya baru kali ini saya rasakan begitu leganya jiwa saya, begitu damainya hati saya, tanpa saya sadari mulut saya berkata: saya terima Tuhan, saya buka hati untuk Tuhan.”

Hari itu, Yayah merasakan kelepasan dan kelegaan. Semua beban dalam hidupnya yang selama ini menekannya lenyap sudah. Sejak saat itu, Yayah berjanji untuk mengubah cara hidupnya, bahkan ia membuat sebuah komitmen baru.

“Karena Tuhan juga sudah mengampuni saya, juga sudah memulihkan saya, saya belajar mendoakan orang yang sudah menyakiti saya, melupakan dan mengampuni om saya yang sudah berbuat kasar pada saya.”

Keputusannya itu diikuti oleh sebuah tindakan berani. Setelah sekitar delapan tahun tidak pernah berjumpa dengan sang paman, Yayah datang untuk meminta restu agar dapat menikah dengan pria yang ia cintai.

“Terserah kamu mau menikah dengan siapa, asalkan dia sayang sama kamu, dan saya minta maaf jika selama ini menyakiti kamu,” demikian ujar sang paman.

“Saya dengan kaget berpelukan (dengan paman). Saya percaya ini karena kemurahan Tuhan, sampai dia mau meminta maaf dari hatinya yang terdalam, hingga menangis.”

Tuntas sudah semua permasalah di masa lalu Yayah. Gadis kecil yang bersikap berandalan itu kini telah berganti menjadi seorang wanita muda yang lembut dan penuh kasih sayang merawat sang suami dan kedua anak laki-lakinya. Kini kerinduannya agar kedua anak-anaknya bertumbuh menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan serta tidak mengulang sejarah buruk yang pernah ia alami. (Kisah ini ditayangkan 19 Mei 2011 dalam acara Solusi Life di O”Channel)

Sumber Kesaksian:

Yayah Ade Rina