True Love Will Never Die (Kasih Sejati Tidak Akan Pernah Mati) Indonesia – English

14 Feb

Kasih Yang Sejati tidak akan pernah mati, itu akan bertahan selamanya. Itu akan menyatakan hati menjadi satu, dan mengajar kita untuk bertahan, Itu akan membantu menangani masalah kehidupan dengan cara yang membangun, membawa kekuatan di jiwa sehingga dapat melaluinya setiap hari. Sekalipun jika ada sebuah perpisahan dari dunia ini ke dunia berikutnya, Kasih yang sejati akan tetap bertahan, karena itu telah lulus setiap ujian.

Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.

Tak berapa lama kemudian….seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.

Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.

Namun, ketika akan mengetuk pintu… terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya. Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar jaketnya di depan pintu dan berbaring diatasnya.Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah.. di depan pintu… dengan udara malam yang dingin melilit…hanya beralaskan selembar jaket.Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi.. karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Haleluyah…

Dan ternyata, di dalam rumah.. persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar jaket dan berbaring diatasnya.. Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.

Tak terlintas sedikitpun dalam pikirannya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang. Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.

Malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.

Sobat Kasih SetiaNya, Yesus seumpama sang Suami yang begitu setia yang menantikan isterinya sampai mati bahkan rela mengorbankan nyawanya untuk menebus nyawa kita semua yang di ilustrasikan sebagai isterinya. Cinta Sejati Yesus tidak akan pernah mati dan selalu diingat sepanjang abad hingga Maranatha datang.

TB (1974) © SABDAweb Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih y  Allah akan dunia ini 1 , sehingga Ia telah mengaruniakan z  Anak-Nya a  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya b  kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. c 

True love will never die, it lasts forever more, It binds our hearts together, and teaches us to endure, It helps us deal with life’s problems in a constructive way, Bringing out an inner strength that gets us through each day. Even if there is a separation from this world to the next, True love will still survive, for it passes every test.

In the dead of night, in a modest house that is not how the extent … a wife awaiting her husband’s return. Not usually the husband coming home late at night. The wife is confused …. it was late and she was very tired and sleepy. However, it had not crossed his mind at all to go to bed and fell asleep in her bed. Faithfully he wants to keep waiting … however, drowsiness deepened and the beloved husband had not come.

Not long after ….
a man who was very dignified noble virtuous again arrived at his modest home.

This man is the husband of his wife.
Tonight he came home later than usual, exhaustion and fatigue are felt.

However, when it would occur to her knock on the door … The wife, who was falling asleep …. ah, he really did not want to wake him.
Without thinking, he was not so knocked on the door and immediately held his turban at the door and lay down on it.
With a tenderness that did not want to wake beloved wife, the husband prefers to sleep outside the house ..
at the front door …

the cold night air wrapped around …
paved with a thin piece of turban only.
Weary and tired activity all day, freezing cold night he faced ..
because it did not want to wake his beloved wife. Haleluyah …

And in fact, in the house ..
just behind the door where her husband held a turban and lay on top of it ..
The wife is still waiting, until his wife fell asleep and leaning behind the door.

Not occur at all in pikirinnya tuk lying in bed, while her husband had not come home.
However, fearing irresistible sleepiness and did not hear the knock on the door when the husband came home, he decided to wait for her husband’s tuk at the front door of the house.

Night … without knowing each other, a pair of husband and wife is sleeping side by side on both sides of the door of their modest … the love and respect for the family .. The wife is willing to sacrifice himself for the sake of sleeping at the loyalty and respect for the husband and the husband sacrificed himself to sleep at the door for the sake of love and tenderness on the wife.

Buddy steadfast love, Jesus is like the husband who so faithfully awaiting his wife to death even willing to sacrifice his life to atone for the lives of all of us who illustrated as his wife. Love Jesus will never die and always keep in mind throughout the centuries to come Maranatha.

John 3:16 (NIV) 16 For God so loved the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: