Luka Hati

11 Feb

Ketika yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya. Luk 19:41.

Luka Hati – dunia penuh dengan luka hati ! Seorang anak lelaki di olok olok di sekolah karena memiliki tangan yang cacat. Seseorang janda terluka ketika mengingat hari ketika suaminya bunuh diri. Orang tua meratapi anak lelakinya yang memberontak. Seorang pria dengan lembut  merawat istrinya yang menderita penyakit Alzhemier. Seorang pendeta mengundurkan diri karena dusta keji yang dilontarkan tentang dirinya. Seorang isteri menderita karena ketidaksetiaan suaminya.

Luka hati tersebut telah menyebabkan sebagian orang mengakhiri hidupnya. Sedangkan yang lain melarikan diri dari kenyataan darn lari ke arah yang berlawanan, atau berusaha menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas.

Kita dapat belajar mengatasi segala luka hati kita dengan melihat kehidupan Yesus. Hati-Nya hancur ketika merenungkan apa yang akan terjadi atas Yerusalem. Dia membiarkan Diri-Nya menangis (Luk 19:41). Lalu Dia meneruskan pekerjaan yang harus dilakukanNya di dunia ini – menentang dosa, mengajar manusia, dan melatih murid-murid-Nya.

Jika hati Anda terluka, akuilah luka hati tersebut kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada Allah. Ini akan membuka pintu pertolongan yang Anda butuhkan, baik dari Tuhan maupun dari orang-orang yang peduli. Lalu libatkan diri dalam kehidupan dengan cara beribadah, mengasihi, memperhatikan, dan bekerja. Ketika Anda melakukan hal hal tersebut, luka hati Anda akan berkurang dan sukacita Anda akan bertambah. –HVL.

Allah ingin membebat hati yang patah

Dan menghapus setiap tetesan air mata;

Dia akan menenangkan dan menyejukkan jiwa yang resah

Yang memandang Allah Mulia –Brandt.

Dengan melayani orang lain, luka hati anda akan dipulihkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: