Tuhan berbicara

28 Jan

Seorang Manusia berbisik, “Tuhan, bicaralah padaku.” Dan burung kutilang pun bernyanyi. Tapi, manusia itu tidak mendengarkannya.   Maka, Manusia itu berteriak, “Tuhan, bicaralah padaku !” Dan guntur dan petir pun mengguruh. Tapi, Manusia itu tidak mendengarkannya.  

Manusia itu melihat sekelilingnya dan berkata, “Tuhan, biarkan aku melihat Engkau.” Dan bintang pun bersinar terang. Tapi, Manusia itu tidak melihatnya.   Dan, Manusia berteriak lagi, “Tuhan, tunjukkan aku keajaiban-Mu !” Dan seorang bayi pun lahirlah.

Tapi, manusia itu tidak menyadarinya.   Maka, ia berseru lagi dalam keputus-asaannya, “Jamahlah aku, Tuhan!” Dan segera, Tuhan pun turun dan menjamahnya. Tapi, manusia itu malah mengusir kupu-kupu tersebut dan terus berjalan.  

Betapa hal ini semua sebenarnya mengingatkan pada kita bahwa Tuhan selalu hadir di sekitar kita dalam bentuk sederhana dan kecil yang sering kita anggap lalu, bahkan dalam era elektronik ini …karenanya saya ingin menambahkan satu lagi:  

Manusia itu berseru, “Tuhan, aku membutuhkan pertolonganmu!” Dan datanglah e-mail dengan berita-berita baik dan menguatkan. Namun, ia justru menghapusnya dan terus berkeluh-kesah…. Berita baik itu adalah bahwa anda masih dicintai orang lain !  

Janganlah kita mencampakkan suatu anugerah, hanya karena anugerah itu tidak dikemas dalam bentuk yang diinginkan dan dimengerti oleh kita.

Ibrani 1:1-4 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada.

Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Sejak dari zaman dulu Tuhan sudah berbicara kepada kita dengan berbagai cara hingga melalui perantaraan AnakNya Yesus… tapi kini Yesus sudah kembali ke sorga…. dan ia meninggalkan Roh Kudusnya dan FirmanNya untuk berbicara dgn kita, sudahkah kita meluangkan waktu untuk mendengarkan atuhan berbicara setiap hari…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: