Segenggam Ketenangan

3 Nov

Bacaan: Pengkhotbah 4:6
“Segenggam ketenangan lebih baik daripada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.”

Renungan:
Seorang tukang kayu begitu sibuk menggergaji, sehingga tanpa sadar jam tangan yang dipakainya terlepas dari tangannya dan jatuh ke dalam tumpukan serbuk kayu yang menggunung. Tukang kayupun bersama teman-temannya mencari jam tersebut dengan mengorek-ngorek serbuk kayu di depannya. Tetapi jam tersebut tidak dapat ditemukan.

Sampai saat istirahat siang pun ketika mereka istirahat jam tersebut belum diketemukan. Saat itu ada seorang anak yang memperhatikan kejadian itu. Saat para pekerja itu istirahat sang anak lalu membantu mencari jam tersebut dan akhirnya menemukannya. 

Lalu ketika si anak ditanya bagaimana mencari jam terebut, diapun menjawab: “Mudah saja, saya duduk dengan tenang dalam keheningan. Dalam keheningan itulah saya bisa mendengar bunyi tia-tak-tik-tak-tik-tak-tik-tak dari jam yang jatuh itu.”

Saudara yang terkasih, setiap hari kita terjerumus dalam kebukan dan kebisingan yang berkepanjangan. Kadang kita merasa bahwa waktu 24 jam sehari tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dan tugas-tugas kita.

Ada baiknya kita mengambil waktu untuk berdiam diri dalam keheningan bersama dengan Tuhan. Jarang sekali kita bisa berpikir jernih dan bertindak bijak terhadap banyak hal ketika batin kita ada dalam “kebisingan.” Tenangkan jiwa kita bersama dengan Tuhan dan kita akan menemukan sesuatu yang hilang dari diri kita. Sesuatu yang hilang itu bisa berupa sukacita, damai sejahtera, kekuatan atau gairah hidup. 

Percayalah bahwa di dalam kebersamaan kita dengan Tuhan, Ia akan menambahkan kepada kita kekuatan yang baru, kedamaian dan semua yang pernah hilang dari jiwa kita. Tuhan memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: