Arsip | November, 2012

Kamu tidak Sendirian (You are not alone)

4 Nov

Sadarkah dirimu bahwa sekalipun kamu sendirian tapi kamu tidak benar-benar sendirian…

Karena Yesus melalui Roh Kudus selalu ada di dalam hatimu….

Pernahkah Engkau merasa saat di keramaianpun, Engkau merasa kesepian….

Engkau merasa tidak ada yang perduli padamu….

Sadarilah Yesus selalu perduli padamu…

Yesus mengerti setiap bahasa air mata dan ucapan yang tak terkatakan…

Dia sobatmu yang setia….

Sekalipun yang lain meninggalkanmu tapi Yesus sekali – kali tidak pernah meninggalkanmu…

Maybe you think that you’re only a little plant, when you compare with others…

So you choose to be alone…, maybe you’re so sad and no one understand…

But remember with the Power of Jesus, even little plant can grow and can make many fruit….

That is your life… You will be very usefull for benefit all the others….

So shed your tears, and smile cuz Jesus never leave you alone, cuz  Jesus always by your side…

You’re never alone…

Segenggam Ketenangan

3 Nov

Bacaan: Pengkhotbah 4:6
“Segenggam ketenangan lebih baik daripada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.”

Renungan:
Seorang tukang kayu begitu sibuk menggergaji, sehingga tanpa sadar jam tangan yang dipakainya terlepas dari tangannya dan jatuh ke dalam tumpukan serbuk kayu yang menggunung. Tukang kayupun bersama teman-temannya mencari jam tersebut dengan mengorek-ngorek serbuk kayu di depannya. Tetapi jam tersebut tidak dapat ditemukan.

Sampai saat istirahat siang pun ketika mereka istirahat jam tersebut belum diketemukan. Saat itu ada seorang anak yang memperhatikan kejadian itu. Saat para pekerja itu istirahat sang anak lalu membantu mencari jam tersebut dan akhirnya menemukannya. 

Lalu ketika si anak ditanya bagaimana mencari jam terebut, diapun menjawab: “Mudah saja, saya duduk dengan tenang dalam keheningan. Dalam keheningan itulah saya bisa mendengar bunyi tia-tak-tik-tak-tik-tak-tik-tak dari jam yang jatuh itu.”

Saudara yang terkasih, setiap hari kita terjerumus dalam kebukan dan kebisingan yang berkepanjangan. Kadang kita merasa bahwa waktu 24 jam sehari tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dan tugas-tugas kita.

Ada baiknya kita mengambil waktu untuk berdiam diri dalam keheningan bersama dengan Tuhan. Jarang sekali kita bisa berpikir jernih dan bertindak bijak terhadap banyak hal ketika batin kita ada dalam “kebisingan.” Tenangkan jiwa kita bersama dengan Tuhan dan kita akan menemukan sesuatu yang hilang dari diri kita. Sesuatu yang hilang itu bisa berupa sukacita, damai sejahtera, kekuatan atau gairah hidup. 

Percayalah bahwa di dalam kebersamaan kita dengan Tuhan, Ia akan menambahkan kepada kita kekuatan yang baru, kedamaian dan semua yang pernah hilang dari jiwa kita. Tuhan memberkati.