Mengapa Orang Kristen mengalami banyak kegagalan, kesedihan ?

6 Mei

Oleh : Pdt. Felly Kairupan

Yoh 12:23-26

Billy Graham berkata “Keselamatan Gratis, Untuk melayani harus bayar harga”

Kenapa ikut Tuhan lebih banyak masalah ?

Kekristenan tanpa kematian adalah kekristenan yang gampangan. Situasi anak Tuhan sekarang banyak yg gampangan hidup nyaman, mudah tersinggung, tidak terfokus pada Tuhan.

Ay 20. Orang orang Yunani, mereka ingin bertemu Yesus.

Ay 23. Tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.

Ay 24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Itulah sebabnya kenapa ikut Yesus malah semakin banyak masalah ?

Seperti Tuhan Yesus harus melalui kematian seperti benih gandum. Apa yang Tuhan rencanakan tidak seperti apa yang kita bayangkan dan pikirkan.

Seringkali kita harus mengalami kegagalan, kesedihan dan banyak air mata. Seperti kematian benih, dimasa itu memang menyakitkan, pembusukan dan kematian.

Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh dan mati, ia tetap satu biji saja;

Sekalipun kita harus menghadapi maju 3 langkah mundur 2 langkah. Sekalipun harus mendaki gunung berpasir. Naik 4 langkah mundur 5 langkah. Dengan pengharapan harus sampai di puncak gunung.

Seperti benih yg dikubur di dlm tanah. Kehidupan kita mungkin mengalami kematian.

Tetapi jika benih tidak dilepaskan maka tidak akan menghasilkan apa-apa.

Ay 25. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

Artinya sebelum mengorbankan nyawa dimulai dari perkara yang paling kecil atw dari yang paling hina itu berarti kita melakukannya untuk Yesus.

Contoh : Abraham dgn janji akan memiliki anak, saat lanjut usia, memperoleh anak. Apakah ia mendekapnya erat – erat ? Tuhan berkata untuk mengorbankan anaknya. Tetapi Abraham tdk mendekapnya erat erat tapi melepaskannya dan mempercayakannya kepada Tuhan.

Akankah kita tetap mempercayai Tuhan sekalipun kegagalan, kesedihan bahkan kematian terjadi dlm segala aspek kehidupan kita ?

Gal 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Ay 26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: