Maukah Kamu ?

23 Apr

Selamat Pagi Sobat Kasih Setia,

Ada satu lagu yang terlintas di pikiran saya

Maukah kau jadi roti yang terpecah bagiKu
Maukah kau jadi anggur yang tercurah bagiku
Maukah kau jadi saksi memb’ritakan injilKu

Melayani mengasihi lebih sungguh
Aku mau jadi roti yang terpecah bagiMu
Aku mau jadi anggur yang tercurah bagiMu
Aku mau jadi saksi memb’ritakan injilMu
Melayani mengasihi lebih sungguh

Ketika pagi ini saya menyanyikan lagu ini… air mata saya tidak pernah berhenti mengalir.. pagi ini Tuhan sama sekali tidak berbicara mengenai perjamuan Kudus yang di adakan di gereja rutin pada minggu pertama bulan pertama tetapi….. Tuhan Yesus bertanya kepada saya “Apakah Engkau mengasihi-Ku ?”

“Ya, Tuhan, aku mengasihi-Mu… !!!” Spontan aku langsung menjawabnya.

“Bila engkau benar – benar mengasihi-Ku, maukah kau berkorban untuk-Ku seperti roti yang terpecah dan seperti anggur yang tercurah ?”

“Ya Tuhan Yesus” jawabku dengan cucuran air mata.

“Kasih itu tidak lah hanya di perkataan saja… dan hanya manis dibibir saja tetapi kasih itu harus ada korban… apakah kamu berkorban untuk-Ku ?”

“Ya, Tuhan Yesus, aku siap …. !!!” jawabku lagi.

“Korban itu sakit bahkan korban tak berdaya ketika disembelih seperti anak domba Paskah…, roti seandainya dapat berbicara ia akan berteriak kesakitan ketika harus dipecah – pecah dan dibagikan kepada banyak orang, demikian juga dengan anggur harus dicurahkan dan diminum banyak orang…. maukah kamu jadi roti yang terpecah bagi-Ku ? maukah kamu jadi anggur yang tercurah bagi-Ku ?” sahut Tuhan Yesus.

“Ya, Tuhan Yesus, aku mau jadi roti yang terpecah bagi-Mu, aku mau jadi anggur yang tercurah bagi-Mu, aku rela melayani lebih sungguh” kataku dengan penuh perasaan haru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: