Kisah Anak Burung Elang

22 Apr

Alkisah pada suatu hari seorang peternak menemukan telur burung elang. Dia meletakkan telur burung elang tersebut dalam kandang ayamnya. Telur itu dierami oleh seekor induk ayam yang ada dikandang. Kemudian pada akhirnya telur elang tersebut menetas, bersamaan dengan telur-telur ayam lain yang dierami oleh induk ayam.

Elang kecil tumbuh bersama dengan anak-anak ayam yang menetas bersamaan dengannya. Dia mengikuti apa yang dikerjakan oleh anak-anak ayam tersebut, sambil mengira bahwa dia juga adalah seekor ayam. Dia ikut mencakar-cakar tanah untuk mencari cacing dan serangga. Dia menirukan suara ayam, berkotek-kotek dan bermain bersama-sama anak ayam. Kadang dia mencoba mengepakkan sayapnya tapi sekedar untuk meloncat tidak berapa jauh, seperti yang biasa dilakukan oleh anak-anak ayam yang lain. Hari-hari berlalu, tahun berganti sampai akhirnya elang ini cukup tua.

Pada suatu hari dia melihat burung terbang tinggi di atas langit. Burung itu terbang melayang dengan megah menantang angin yang bertiup kencang, tanpa mengepakkan sayap. Burung elang tersebut bertanya pada temannya, seekor ayam. “Siapakah itu yang terbang tinggi ?”

Temannya menjawab, dia adalah sang burung Elang, raja dari segala burung. Dia adalah mahluk angkasa yang bebas terbang menembus awan, kita adalah mahluk biasa yang tempatnya memang mencari makan di bumi, kita hanyalah ayam. Akhirnya elang ini melanjutkan hidupnya sebagai ayam, sampai akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyadari siapa sejatinya dirinya, selain seekor ayam, karena itulah yang dia ketahui dan percaya sejak kecil.

Sobat Kasih Setia sadarilah potensi sesungguhnya yang Tuhan percayakan kepadamu… Janganlah Engkau menguburkan mimpi tanpa dapat meraih apa-apa dan teruslah mengejar mimpimu hingga menjadi kenyataan. Hadapilah Tantangan dan masalah seperti Kisah Anak Rajawali dibawah ini :

Alkisah pada sebuah kehidupan di hutan belantara, pada bibir sebuah bukit yang tinggi hiduplah induk elang yang mempunyai beberapa ekor anak elang yang baru menetas dari telurnya. Setiap hari induk elang tersebut mencarikan makanan agar anak elang yang dimilikinya dapat tumbuh menjadi seekor elang dewasa sehingga nantinya mampu bertahan hidup di hutan belantara yang sarat ujian dan tantangan. Dari hari ke hari anak – anak elang tersebut semakin tumbuh – dan tumbuh, sehingga pada saatnya untuk terbang tinggi di angkasa agar menjadi seekor elang yang sebenarnya.

Letak sarang yang terdapat di bibir jurang dan aliran sungai di bawahnya menjadikannya sebuah tantangan tersendiri untuk belajar terbang bagi anak – anak elang tersebut. Kepakan sayap yang sebelumnya hanya dilatih di dalam sarang yang dalam perkembangannya selalu diawasi oleh induknya, kini harus dilakukan pada sebuah bibir tebing yang dapat menghasilkan berbagai kemungkinan baik itu berhasil secara mulus ataupun sebelumnya terseok – seok terlebih dahulu, kemudian berhasil ataupun bahkan gagal sama sekali.

Kini tiba saatnya untuk para anak elang tersebut untuk mempraktikan kemampuan belajar terbang yang selama ini diberikan oleh induknya. Hembusan angin yang terkadang kencang dan lembut merupakan tantangan tersendiri yang harus ditaklukkan sehingga kepakan sayap dapat membawa anak – anak elang tersebut untuk dapat terbang tinggi di angkasa. Kondisi alam liar yang jauh sangat berbeda ketika berada di dalam sarang, selain hembusan angin bahkan badai terkadang hujan maupun panas juga merupakan tantangan yang harus ditaklukkan oleh para elang muda tersebut.

Pada awalnya para elang muda tersebut mengambil langkah persiapan sebelum melakukan kepakan sayapnya pertama sehingga dapat berhasil. Dari beberapa elang muda, dengan keberaniannya dan persiapan yang sebelumnya telah dilakukan, menjadikan terbang perdana ke alam liar menjadi sesuatu yang mudah dilakukan. Dengan keuletan dan pantang menyerah, segala macam kondisi cuaca dapat ditaklukkan sehingga pada suatu saatnya elang muda tersebut tumbuh menjadi seekor elang yang dapat mengarungi angkasa.

Selamat Mengejar mimpi. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: