Ketika Tuhan Tidak Disertakan

14 Apr

Kolose 2:6-7

Juan Carloz Ortis adalah pendeta yang sangat dikenal di Amerika. Ia adalah seorang pendeta dan penginjil yang sangat berhasil di Argentina. Ia mulai melayani sebagai pendeta di sebuah gereja kecil dengan jumlah jemaat 184 orang. Untuk mendapatkan kemajuan dalam pelayanan, Ortiz bekerja keras melayani.

Tak heran dalam waktu dua tahun, jemaatnya bertambah menjadi 600 orang. Banyak usaha yang dilakukan agar pelayanannya semakin maju. Ia mengikuti seminar, dan menerapkan apa yang ia dapatkan dalam pelayanan. Gerejanya berkembang pesat dan Ortis dikenal sebagai pendeta yang sukses. Orang berlomba-lomba mengundangnya untuk memberikan ceramah dan kiat-kiat dalam membangun gereja yang sukses.

Ortiz merasa senang, namun ia mengatakan bahwa ada yang mengganggu dalam hatinya. Ia dengan senang hati bekerja selama 16 jam sehari, tetapi ketika ia tiba di rumah dan beristirahat, ada perasaan gelisah dan tidak tenang. Rasanya ada yang salah dan perasaan itu cukup mengganggunya. Karena ia tidak tahan, ia meminta izin kepada majelis gereja untuk cuti selama 2 minggu. Ia pergi ke tempat yang jauh dan sepi, hanya untuk berdoa dan merenung.

Suatu hari Roh Kudus berbicara kepadanya, “Juan, engkau gelisah karena yang engkau layani bukan Aku, bukan gereja. Engkau melayani bisnis dan mempromosikan Injil seperti engkau mempromosikan soft drink. Engkau menggunakan kiat-kiat yang kau pelajari, tetapi adakah Aku, adakah tangan-Ku dalam semua yang engkau kerjakan ? Engkau menyangka bahwa gerejamu bertumbuh, padahal hanya bertambah.”

Mari bangun pelayanan kita dengan doa, selalu mengandalkan Tuhan lebih dari menerapkan berbagai strategi. Berikan pengajaran yang benar, tidak hanya sekedar pengetahuan untuk memuaskan otak. Bangunlah roh yang kuat sehingga jemaat dan mereka yang ada dalam lingkup pelayanan kita mengalami pertumbuhan. Penting untuk menyediakan waktu khusus untuk bersekutu secara pribadi dengan Tuhan, itu merupakan wujud ketergantungan kita kepada-Nya. Dengan begitu Tuhan akan menuntun pelayanan kita. Ini juga akan menolong kita untuk melayani dengan hati yang murni, bukan untuk ketenaran atau bisnis. Sertakan Tuhan senantiasa dan jadikan Dia pusat dari semua yang kita lakukan.

Doa

Bapa, pelihara, hatiku agar aku selalu mengandalkan Engkau di dalam pelayananku. Jangan biarkan aku mengandalkan yang lain selain Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: