Kesaksian Mel Gibson & Grace Sihombing Mengenai Film Passion of Christ

4 Apr

Kesaksian Mel Gibson

Seputar Pembuatan Film “The Passion of The Christ”

INI adalah suatu ringkasan hidup dan kesaksian dari Aktor laga dunia Mel Gibson yang telah membawa gambaran yang besar tentang kehidupan Kristus Yesus di dalam filmnya yang terkenal dan membawa dampak yang sangat besar bagi dunia ini “The Passion of The Christ”.

Mel Gibson menunjukkan clip dari filmnya dan membagikan dengan singkat dasar imannya; dan bagaimana imannya secara pribadi telah dikuatkan dengan luar biasa saat ia membuat film ini. Mel Gibson membagikan, “Saya harus membuat film ini : Saya tidak bisa untuk tidak membuat film ini.

Sekitar 13 tahun yang lalu dalam masa yang sulit dalam kehidupan saya, dan peristiwa kehidupan saya, peristiwa bagaimana Kristus menderita, ada penyalibanNya, membantu saya melewatinya. Hidup ini keras, dan kita semua terluka karenanya. Saya tidak terkecuali. Saya datang pada luka Kristus dengan maksud untuk menyembuhkan luka-luka saya. Saat saya melakukannya melalui membaca, belajar, merenungkan dan berdoa, saya mulai melihat di dalam pikiran saya sendiri, apa sebenarnya yang telah DIA lewati. Saya mulai mengerti hal tersebut seperti saya tidak pernah mengerti sebelumnya, walaupun saya telah mendengar cerita tersebut seringkali. Hal itu seperti peristiwa melahirkan: cara saya melahirkan dengan Kristus, masuk dalam saya dan mulai bertumbuh, dan mencapai suatu titik dimana saya harus menceritakannya, untuk mengeluarkannya.” Saya harus membuat se-realistis mungkin.

Saya ingin penonton merasakan bahwa mereka benar-benar ada disana menyaksikan peristiwa tersebut seperti halnya saat peristiwa itu terjadi,dan pada saat yang sama hal tersebut benar-benar menjadi pengalaman pribadi.

Saya melihat film versi lain dan saya tidak bisa mengerti. Saat saya mulai merenungkan penderitaan Kristus hal itu masuk begitu dalam, menyelimuti fikiran dan hati saya, dan saya mulai memahaminya, mempercayaiNya: Itulah versi yang saya letakkan dalam film ini. “Mel menambahkan, “Saya berharap film ini membuat orang berfikir. Film ini adalah tentang iman, pengharapan, kasih dan pengampunan.

Jika hal-hal itu masuk pada orang-orang tersebut, itu adalah keberhasilan. Saya berharap itu akan membuat orang bertanya, dan mungkin membuat mereka mau membaca Alkitab.” Dan film ini akan menjadi dampak yang besar pada negara-negara yang mayoritas beragama lain. “The Passion oh The Christ” akan membuat dampak yang luar biasa pada ratusan juta orang di negara-negara berkembang dan miskin. Karena penderitaan mereka. Mereka akan menghubungkannya dengan penderitaan Yesus Kristus.”

“Melalui penderitaanNya orang yang tidak bersemangat pada agama akan datang untuk mengenal DIA. Jim Caviezel, Aktor berbakat yang memerankan Yesus Krsitus dalam film itu, membuka harapan terdalamnya akan film ini, “Saya berdoa agar orang tidak melihat saya pada film ini, saya hanya ingin mereka melihat Kristus. Saya sekarang mengenalNya lebih dalam lagi dari sebelumnya. Saya bangga pada film ini karena inilah kebenaran.

Billy Graham berkomentar : “Setiap kali saya berkhotbah atau berbicara tentang salib, hal yang saya lihat pada layar itu akan ada dalam hati dan fikiran saya. Setelah saya menonton film The Passion, saya merasa benar-benar ada disana, membuat saya terharu dan menangis.

Ted Haggard, Presiden dari National Evangelical Association, mengatakan “Ini menyampaikan, lebih akurat dari film manapun, siapa Yesus saat DIA hidup.”

Selama pembuatan film tersebut Mel seorang Katolik yang taat, menghadiri Misa setiap pagi karena; kita harus benar-benar bersih untuk mengerjakan hal ini. Gibson mengakui, “Saya bukan pengkhotbah, dan saya bukan pendeta, tetapi saya benar-benar merasakan karier saya dituntun untuk membuat hal ini.

Roh Kudus bekerja melalui film ini, dan saya tinggal mengikuti arahanNya.Saya berharap film ini memiliki kuasa untuk menginjil.

Semua orang yang mengerjakan film ini berubah. “Mel Gibson menambahkan saya mengharapkan sedikit kontroversi memang, tapi tidak mengharapkan itu menjadi benar-benar menyerang pribadi. Ini sungguh menjadi “Pembuka mata”.

Saya menangani proyek ini dengan tidak membiarkan satupun menghalanginya, maka itu saya tekun berdoa.
Kehidupan doa saya benar-benar bertumbuh pesat sebagai hasilnya.

Saya berdoa untuk orang yang marah. Saya dengan tulus percaya bahwa apa yang mereka curigai adalah salah. Film ini akan membawa orang bersama-sama lebih dekat, tidak menghasut untuk melakukan kekerasan dan kebencian.

Itu adalah pengalaman kami dalam membuatnya, dan pengalaman orang-orang yang telah menontonnya. **

Demikianlah kesaksian Mel Gibson.

Berikut ini kesaksian Grace Sihombing mengenai dari film Passion of Christ

Dear All, especially kalian yang tinggal di Australia dan US.
Make sure you bring as many as possible non-believers to
watch the movie.

Saya baru nonton Making the Passion of the Christ,
semacam behind the scene on how the movie was made.
Roh Kudus menguasai saya dan saya menangis, di
antara cuplikan film dan komentar para pengurus dan
pemain.

Memandang salib di dinding kamar, saya berseru
pada Tuhan: “Crucify me Lord, crucify my flesh so I
may live”. Baru melihat cuplikan adegan saja suatu
pertobatan lagi telah terjadi. Sungguh suatu karya
yang diberkati dan dipakai Tuhan.

Diberitakan, dalam proses pembuatan film,
ketika adegan Yesus menyerahkan nyawanya,
diaturlah cahaya terang kilat (lightning) meliputi bumi.
Saat itu, banyak pengurus dan pemain film melihat
cahaya tersebut sangat terang, melebihi kapasitas
cahaya yang ditargetkan. Seketika itu juga banyak
pengurus dan pemain yang tersentuh hatinya dan
bertobat. Begitu pula saat pembuatan film tersebut,
banyak orang sekitar menonton sehingga mereka
BERTOBAT dan DISEMBUHKAN!

Mel juga mendengar bisikan demon: “You’re not going to
make it” berkali-kali. Tetapi kita semua tahu ending
dari proses pembuatan film ini. Miracles happened
during the making of the movie!

Dipastikan, orang sakit masuk bioskop, nonton film
ini, dan keluar bioskop disembuhkan. Sungguh suatu
nubuatan yang luar biasa.

Seperti halnya dikatakan oleh banyak Hamba Tuhan
di US, saya percaya film ini akan menjadi evangelical
tool yang sangat powerful. Banyak jiwa akan
diselamatkan. Mari kita berdoa film ini tidak dicekal
di negeri manapun di dunia ini, karena akan membawa
tuaian sangat sangat sangat banyak.

Ketika di pelosok-pelosok kampung layar
ditancapkan untuk film india, tidak tertutup
kemungkinan film ini akan sampai juga di sana.
Injil akan diberitakan ke seluruh dunia…

Salam dalam roh yang bernyala-nyala melayani
Tuhan,

Grace Sihombing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: