Allah Peduli, Allah Mengerti… Semua Karena Kasih Karunia Allah…

24 Mar

Selamat pagi sobat Kasih Setia, dengan bp. Pdt. Yanto Wijaya Kusuma (pdt menurut aturan Melkisedek). Pagi ini Tuhan berbicara kepada saya melalui mimpi. Di dalam mimpi, Tuhan membawa saya ke rumah seorang hamba Tuhan yang sangat luar biasa kaya yang memiliki rumah minimalis dengan penghasilan perpuluhan 7 juta perbulan. Rumah itu sangat indah dan hamba Tuhan itu berbicara bagaimana pertolongan Tuhan di dalam hidupnya. Mereka sangat ramah dan menjamu kami dengan baik.

Kemudian Tuhan membawa saya ke rumah Hamba Tuhan yang sangat miskin yang tinggal di pinggiran rel kereta api. Rumahnya sangat sederhana tetapi cukup nyaman. Hamba Tuhan inipun sangat baik dan menjamu kami dengan baik dan menceritakan pertolongan Tuhan di dalam hidupnya.

Lalu Tuhan membawaku ke tempat yang sunyi untuk berbincang-bincang dengan-Nya. Air mataku meleleh… Betapa sering aku khawatir akan masa depanku. Tuhan mengajarkan aku bahwa aku hidup oleh karena Kasih Setia Tuhan yang tidak ada habis – habisnya. Dalam pelajaran kehidupan itu, aku menemukan sekalipun Tuhan mengijinkan aku mengalami kegagalan usaha ataupun bangkrut itu bukan berarti Tuhan tidak peduli tetapi Tuhan mengijinkan itu terjadi untuk membuktikan bahwa Kasih Setia-Nya tidak pernah berubah dulu sekarang dan selamanya untuk memelihara kehidupan kami. Dan itu membuktikan bahwa Yesus peduli dan Yesus mengerti setiap bahasa tetesan air mata.

So sobat Kasih Setia tetaplah bergantung kepada Allah dalam kelemahan sekalipun karena justru dalam kelemahanlah kuasa Allah menjadi nyata dan kasih setia Tuhan tidak pernah berubah dulu sekarang dan sampai selamanya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: