Harus Lewat Jalanku

1 Mar

Suatu pagi Fiona dan Frank. Bersitegang mengenai bagaimana memasukkan barang ke dalam alat pencuci piring. Frank suka melakukan hal – hal yang sesuai dengan buku panduan; gelas dan benda-benda yang paling kecil diatas, bukan dibawah.

Fiona heran suaminya bersikap begitu… mau menang sendiri terhadap hal konyol seperti itu. Ia tidak pernah bermimpi meributkan sesuatu yang dapat memisahkan mereka dengan mudah. Hidup ini terlalu singkat untuk omong kosong seperti ini. Itulah motonya.

Keesokan malamnya, mereka sedang dalam perjalanan menuju bandara untuk menjemput saudara perempuan Fiona dan suaminya, yang sedang datang untuk liburan akhir pekan.

Frank yang menyetir mobil, tetapi Fiona sama sekali tidak mengerti mengapa Frank suka menempuh jalan yang berputar-putar, terutama pada saat mereka sedang terburu-buru.

Pesawat akan mendarat 30 menit lagi, dan mereka masih ketinggalan 20 menit. Fiona mulai gelisah, dan kepalanya mulai terasa pusing.

“Kita masih bisa menghemat waktu,” ujar Fiona. “Kita dapat melalui jalan yang biasanya kutempuh. Aku dapat menunjukkannya kepadamu. Jalan itu lebih singkat dan tidak terlalu macet. Belok kanan di..”

Frank melotot. “Dan dengan waktu yang akan kita hemat, lebih baik kita pulang saja dan mencuci piring dengan cara yang benar.”

Fiona merasa terpukul. Ia hanya ingin menolong. Tetapi kemudian ia mengerti maksudnya. Apa bedanya apabila mereka menempuh jalan lain selama mereka bisa tiba di bandara tepat waktu ?

Fiona meminta maaf kepada Frank dan berterima kasih kepadanya karena telah mengemudikan mobil.

Renungan

“Dan Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya terus menerus, dalam segala hal, kepada kamu” (2 Tes 3:16).

Doa

Tuhan, terima kasih karena telah menegurku ketika aku berusaha menawarkan nasihat tanpa diminta atau komentar yang tidak dikehendaki. Semoga aku dapat menahan diri untuk berkata-kata dan memilih berpaling kepada-Mu untuk meminta hikmat dan tuntunan-Mu.

*•._.•A•O:)•M•<3•I•(*)•N•({})•!!!•._.•*

Sobat Kasih Setia, saya sangat merindukan untuk membuka gereja GBI Kasih Setianya. Saya mohon dukungan dan doa sobat – sobat semua untuk mendukung memperluas kerajaan Sorga.

Dan bagi sobat – sobat yang rindu untuk berpartisipasi dalam pendanaan dapat mengirimkan bantuannya
ke Rekening : BCA
Atas nama : YANTO WIJAYA KUSUMA

NO REK : 345-2628705

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: