Kasih Bersedia Mendengarkan

25 Feb

 

“Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu. (Mzm 119:149).

Bila kita mengasihi orang lain, kita mendengarkan mereka. Tentu saja, membutuhkan waktu dan usaha untuk memberikan perhatian kepada mereka dan mendengarkan apa yang mereka katakan. Namun, jika kita melakukannya, hal itu menunjukkan perhatian dan rasa hormat yang tulus.

Penulis Wayne Alderson bercerita tentang seorang pendeta muda yang menggunakan sebagian besar waktunya untuk mendengarkan masalah-masalah dari para jemaatnya. Suatu hari ia pulang dan menyapa istrinya, “Bagaimana kabarmu hari ini ?” Selama setengah jam istrinya bercerita tentang masalah mobilnya, sakit telinga yang diderita anaknya, dan kesulitannya ketika memperbaiki peralatan rumah tangga. Lalu, pendeta itu membuat sederet hal yang perlu dilakukan istrinya untuk memecahkan masalah.

Namun, si istri hanya menatapnya, lalu berkata, “Aku sudah melakukan semua itu. Aku perlu menunggumu untuk mengatasi masalah. Aku hanya ingin kau mengetahui apa yang telah kualami.”

Ketika penulis Mazmur 119 berseru, “Dengarkan suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu” (Ay. 149), ia mengungkapkan kebenaran bahwa Allah yang mengasihi kita selalu bersedia mendengarkan kita. Bersedia mendengarkan adalah bagian dari sikap mengasihi.

Mendengarkan istri, suami, rekan kerja, atau saudara seiman, mungkin merupakan hal yang mereka butuhkan supaya memperoleh semangat kembali atau dapat melihat masalah dengan lebih jelas. Mari belajar mendengarkan. Allah sendiri menunjukkan bahwa kasih itu bersedia mendengarkan.

“Bebanku sekarang menjadi jauh lebih ringan,

Aku telah sekilas memandang hal-hal yang ingin kulihat,

Esok hari, kupunya harapan yang baru –

Karena seorang bersedia mendengarkanku. –Egner

 

 Mendengarkan mungkin adalah bentuk kasih terbaik

yang dapat Anda lakukan hari ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: