Allah Itu Realistis

23 Feb

Video Allah itu Realistis di Youtube

1 Raj 19:7 “Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.”

Semakin besar tantangan hidup yang kita hadapi, semakin kita merindukan kehidupan rohani yang realistis, yang dapat menolong kita menghadapi tantangan itu. Terlalu sering kita menjadi jemaat yang “berpikir sangat surgawi shingga mengalami kesulitan untuk berfikir secara duniawi.” Kita jarang dapat menyeimbangkan antara hal – hal rohani dengan hal – hal yang realistis.

Penulis Os Guinness mengungkapkan bahwa biasanya kita “berpikir terlalu realistis  sehingga mengorbankan hal hal yang rohani atau sebaliknya berpikir terlalu rohani sehingga mengorbankan hal – hal yang bersifat realistis.” Guiness menunjukkan bahwa secara paradoks, hanya Allah yang dapat melakukan keduanya secara seimbang. Allah menjadi realistis dalam diri Yesus Kristus yang datang ke dunia. Yesus, Putra Allah, benar-benar menjadi manusia. Itulah sebabnya Guiness berkata bahwa pribadi yang paling rohani yaitu Allah, telah bersikap paling realistis !

Cara Allah menghadapi Elia merupakan contoh sikap realistis. Guiness menunjukkan bahwa “Allah memulihkan depresi Elia bukan dengan memberikan pengajaran teologi yang menyegarkan, melainkan dengan memberinya makanan dan waktu untuk tidur.” Setelah itu, barulah Dia menegur Elia dengan lembut tentang kesalahan rohaninya.

Jika Anda patah semangat karena terlalu lelah atau bekerja terlalu keras, pemulihan awal dari Allah bagi Anda kemungkinan besar adalah tidur lebih banyak atau liburan satu hari. Pemulihan paling praktis, jika merupakan pemulihan yang tepat, biasanya merupakan pemulihan yang paling rohani.

 

 

 

 Saat kita secara rohani patah semangat

 Ketakutan dan keraguan meliputi jiwa,

 Kita mungkin perlu beristirahat sejenak

 Sebelum Allah menyembuhkan dan memulihkan kita.

Jika kita bekerja tanpa henti dan tanpa istirahat, kita mungkin  

  bisa hancur berantakan.

 

 

Dikutip dari Renungan Santapan Harian

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: