Bahasa Tetesan Air Mata

3 Feb

Saat engkau berduka….

Mungkin tak ada sepatah katapun yang terucap dibibirmu…

Hanya ada bahasa tetesan air mata…

Begitu berat beban menyesakkan dadamu…

Seakan tidak ada tempat mengadu…

Batinku berdoa…

Dengan Keluhan – Keluhan yang tak terucapkan…

Hanya ada bahasa tetesan air mata…

Antara aku dan Tuhan Yesus…

Berdua saja di tengah kegelapan malam…

Saat kucurahkan setiap asa di relung batinku…

Yesus memeluk aku dan menampung setiap tetesan air mataku di kirbatnya…

Yesus berkata “Aku mengasihimu senantiasa, tidakkah engkau menyadarinya kasih-Ku yang tiada batasannya”.

Betapa leganya aku saat ku sadari aku tak sendiri, aku punya sobat yang selalu setia dan selalu ada setiap saat, Yesuslah namanya.

*•._.•A•O:)•M•<3•I•(*)•N•({})•!!!•._.•*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: