Arsip | Februari, 2012

MY LITTLE ANGEL (Kesaksian Hidup Josephine)

29 Feb

Perjuangan iman seorang anak berumur 14 tahun menghadapi leukimia.

MY LITTLE ANGEL.

Sekalipun mujizat tidak terjadi. Aku mau iring Yesus selamanya.

Kumau cinta Yesus selamanya 3x
Meskipun badai silih berganti dalam hidupku. Kutetap cinta Yesus selamanya…

Ya Abba Bappa, Ini aku anakmu pakailah sesuai dengan kehendakmu…

Ya Abba Bappa, ini aku anakmu pakailah sesuai dengan rencanamu.

Melekat Kepada Tuhan Sampai Tuhan Menjadikan Musuhmu Tumpuan Kakimu

29 Feb

Video Melekat Kpd Tuhan Sampai Tuhan Menjadikan Musuhmu Tumpuan Kakimu di Youtube

Selamat pagi sobat Kasih Setia dengan pdt Yanto Wijaya Kusuma. Pada kesempatan pagi ini saya ingin menyampaikan kebenaran firman Tuhan yang berjudul “Melekat Kepada Tuhan Sampai Tuhan Menjadikan Musuhmu Tumpuan Kakimu”. Firmannya terambil dari Mazmur 110:1 Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.”

Sobat Kasih Setia, terkadang dalam kehidupan kita terlalu banyak  orang – orang yang berusaha menjatuhkan kita, banyak orang – orang yang berkata hal – hal negative yang melemahkan semangat dan iman kita. Seperti apa yang kualami, ketika aku menuliskan namaku sebagai bapak pendeta  Yanto Wijaya Kusuma, banyak orang yang menegur aku bahkan melalui perantaraan anak kecil.

“Ah, bapak pendeta Yanto Wijaya Kusuma kan belum ditahbiskan menjadi Pendeta, Ah, bapak pendeta Yanto Wijaya Kusuma kan belum lulus kuliah Teologia. Kenapa ia mengaku – ngaku menjadi pendeta ? kok bisa sih ? mengatakan dirinya sebagai pendeta lalu bagaimana caranya ia menjadi pendeta ?”

Aku menuliskan namaku sebagai bapak pendeta Yanto Wijaya Kusuma, bukanlah untuk tujuan menyombongkan diri tetapi aku diingatkan oleh Firman Tuhan untuk memiliki kehidupan imam menurut aturan Melkisedek.

Aturan Melkisedek adalah suatu aturan dimana imam dipilih bukan berdasarkan pentahbisan ataupun keturunan tetapi memiliki gaya hidup sebagai imam. Jadi untuk apa menjadi pendeta / imam tetapi kelakuannya tidak seperti pendeta tetapi lebih baik seorang yang calon pendeta tetapi memiliki gaya hidup sebagai pendeta. Oleh karena sebab itulah saya menuliskan nama saya sebagai pendeta Yanto Wijaya Kusuma.

Terkadang orang berusaha menjatuhkan dan melemahkan iman kita, tetapi Firman Tuhan katakan kepada kita, Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku…” Itu artinya kita harus melekat dan selalu ada disamping Tuhan Yesus Kristus. Ketika kita melekat kepada Tuhan Yesus, selalu ada disamping Tuhan Yesus, Tuhan akan membuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu. Orang – orang yang melemahkanmu, orang – orang yang meremehkan kamu suatu saat akan dijadikan tumpuan kakimu.

Apa yang menjadi batu sandungan, ketika kita melekat kepada Tuhan maka Tuhan Yesus sanggup mengubahkannya menjadi batu pijakan untuk mempromosikan dan mengangkatmu. Jika Tuhan yang mengangkatmu siapakah yang dapat menurunkanmu ? Teruslah melekat dan berada disamping Tuhan sampai Tuhan membuat musuh-musuhmu menjadi pijakan kakimu.

Kiranya Renungan singkat ini dapat menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Pandanglah Segala Sesuatu Dari Sudut Pandang Tuhan Yesus

28 Feb

Video Pandanglah Segala Sesuatu Dari Sudut Pandang Tuhan Yesus dpt dilihat di Youtube atau download di 4shared

http://www.4shared.com/video/OtolaWHU/Pandang_Segala_Sesuatu_Dari_Su.html

Selamat pagi, dengan Yanto Wijaya Kusuma, Terkadang dalam kehidupan kita, seringkali kita mendengarkan suara suara sumbang yang terkadang melemahkan semangat dan iman kita. Sebagian mengatakan kamu tidak dapat melakukan hal itu, tidak memiliki kemampuan untuk itu, kamu hanya bermimpi dan kamu tidak akan mampu meraih apapun.

Sobat Kasih Setia, Jika kamu mendengarkan suara-suara itu, kamu tidak akan pernah mencapai apapun dalam kehidupan ini. Padahal Tuhan Yesus rindu untuk melimpahkan berkatnya yang berlimpah – limpah. Dan kiranya kita harus memandang dari sudut pandang Tuhan.

Tuhan memandang kita Seperti Gideon, ketika Gideon berpikir tidak dapat melakukan apapun, Malaikat Tuhan datang menyampaikan Firman Allah “Engkau adalah pahlawan yang gagah perkasa”, demikian pula dengan kita adalah pahlawan yang gagah perkasa, sekalipun seisi dunia berkata “kita tidak mampu dan tidak dapat melakukan apa-apa” tetapi Tuhan memampukan kita dengan kekuatan yang datang dari Tuhan Yesus.

Ada satu kisah seorang ibu rumah tangga yang sangat suka menyanyi tetapi memiliki seorang suami yang ahli musik yang mengkritiknya setiap hari sehingga ibu ini tidak mengembangkan talentanya sampai maksimal.  Sampai suatu ketika terjadi kecelakaan suaminya dipanggil Bapa di sorga. Tetapi ibu ini terus mengembangkan talentanya untuk bernyanyi, sampai suatu ketika ia menikah dengan suami yang tukang ledeng. Saat di kamar mandi, ia menyanyi dengan sangat bagus. Suaminya yang tukang ledeng tidak merasa suara istrinya jelek, “Sayang, suara kamu bagus sekali, tiap hari yang saya dengan adalah suara titik titik hujan tetapi suaramu seperti nyanyian malaikat yang tak pernah saya dengar.

Ibu ini begitu bahagia dan terus mengembangkan talentanya sehingga menjadi penyanyi yang luar biasa. Pesannya adalah Teruslah kembangkan segala talentamu dan janganlah mendengarkan apa kata orang tetapi apa yang dikatakan Firman Tuhan tentang dirimu. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Jangan Hanya Memandang Pada Kesalahan Yang Kecil

28 Feb

INILAH REALITA KEHIDUPAN…”.
Ada seorang tua yg sangat beruntung. Dia menemukan sebutir mutiara yg besar & sangat indah, namun kebahagiaannya segera berganti menjadi kekecewaan begitu dia mengetahui ada sebuah titik noda hitam kecil di atas mutiara tersebut.

Hatinya terus bergumam, kalaulah tidak ada titik noda hitam, mutiara ini akan jadi yg tercantik & tersempurna di dunia ! Semakin dia pikirkan semakin kecewa hatinya.
Akhirnya, dia memutuskan untuk menghilangkan titik noda dengan menguliti lapisan permukaan mutiara.

Tetapi setelah dia menguliti lapisan pertama, noda tersebut masih ada. Dia pun segera menguliti lapisan kedua dengan keyakinan titik noda itu akan hilang. Tetapi kenyataannya noda tersebut tetap ada.

Lalu dengan tidak sabaran, dia mengkuliti selapis demi selapis, sampai lapisan terakhir. Benar juga noda tersebut telah hilang tetapi mutiara tersebut juga ikut hilang !

Begitulah dengan kehidupan nyata, kita selalu suka mempermasalahkan hal kecil, yg tidak penting sehingga merusak usaha besar.

Persahabatan yg indah puluhan tahun berubah menjadi permusuhan hebat hanya karena sepatah kata ketus yg tidak disengaja !

Keluarga yg rukun harmonis jadi hancur hanya karena berita iseng tetangga !

Perkejaan yg baik, dengan jabatan yg tinggi & gaji bagus raib dari tangan karena dipecat gara 2x tiap hari sibuk mengurusi blackberry !

Yg remeh dipentingkan, yg penting diremehkan. 100 kebaikan tidak dilihat, setitik kekurangan diingat semur hidup.

Indah & Besarnya Mutiara Diabaikan, Setitik Noda Kecil Terus Dipermasalahkan !

Sobat Kasih Setia, saya sangat merindukan untuk membuka gereja GBI Kasih Setianya. Saya mohon dukungan dan doa sobat – sobat semua untuk mendukung memperluas kerajaan Sorga.

Dan bagi sobat – sobat yang rindu untuk berpartisipasi dalam pendanaan dapat mengirimkan bantuannya
ke Rekening : BCA
Atas nama : YANTO WIJAYA KUSUMA

NO REK : 345-2628705

Terima Kasih

28 Feb

Lepaskan bebanmu

Berbaringlah di tempat tidurmu dan katakan satu kalimat saja yaitu, “terima kasih”.

Semua akan menjadi baik.

Terima kasih akan menjadi kata terindah dalam setiap langkah kehidupan.

Terima kasih untuk hal baik

Terima kasih untuk hal buruk

Terima kasih untuk senyuman

Terima kasih untuk tangisan

Terima kasih untuk setiap luka

Terima kasih untuk setiap cinta

Terima kasih: Kata terindah yang pernah ada di dunia.

Semoga dunia dipenuhi kata terima kasih.

Terima kasih Tuhan Yesus untuk setiap Kasih PengorbananMu.

Terima kasih untuk persahabatan kita.

Selamat Pagi dan Beraktifitas. O:) GBU O:)

Sobat Kasih Setia, saya sangat merindukan untuk membuka gereja GBI Kasih Setianya. Saya mohon dukungan dan doa sobat – sobat semua untuk mendukung memperluas kerajaan Sorga.

Dan bagi sobat – sobat yang rindu untuk berpartisipasi dalam pendanaan dapat mengirimkan bantuannya
ke Rekening : BCA
Atas nama : YANTO WIJAYA KUSUMA

NO REK : 345-2628705

*CINTA SEEKOR KUPU-KUPU*

27 Feb

Oleh Nyoman Abednego

Di sebuah kota kecil yang tenang dan indah, ada sepasang laki-laki dan perempuan yang saling mencintai.

Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja.

Setiap orang yang bertemu dengan mereka tidak bisa tidak akan menghantar dengan pandangan kagum dan doa bahagia.

Mereka saling mencintai satu sama lain, namun pada suatu hari, malang sang pria mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan.

Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tidak sadarkan diri di rumah sakit.

Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang dan dengan tiada henti memanggil-manggil kekasihnya yang tidak sadar sedikitpun.

Malamnya ia ke gereja kecil di kota tersebut dan tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat.

Air matanya sendiri hampir kering karena menangis sepanjang hari.

Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur seperti dulu, sedangkan si perempuan telah berubah menjadi pucat pasi dan lesu tidak terkira, namun ia tetap dengan susah payah bertahan dan akhirnya pada suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan perempuan yang setia dan teguh itu.

Lalu Ia memutuskan memberikan kepada perempuan itu sebuah pengecualian kepada dirinya.

Tuhan bertanya kepadanya “Apakah kamu benar-benar bersedia menggunakan nyawamu sendiri untuk menukarnya?” .

Si perempuan tanpa ragu sedikitpun menjawab “Ya”.

Tuhan berkata “Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu harus berjanji menjelma menjadi kupu-kupu selama 3 tahun.

Pertukaran seperti ini apakah kamu juga bersedia?”.

Si perempuan terharu setelah mendengarnya dan dengan jawaban yang pasti menjawab “saya bersedia!”.

Hari telah terang, Si perempuan telah menjadi seekor kupu-kupu yang indah.

Ia mohon diri pada Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit.
Hasilnya, lelaki itu benar-benar telah siuman bahkan ia sedang berbicara dengan seorang dokter.

Namun sayang, ia tidak dapat mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu.

Dengan disekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dari jauh kekasihnya sendiri.

Beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh, namun ia sama sekali tidak bahagia.

Lelaki itu mencari keberadaan sang perempuan dan bertanya pada setiap orang yang lewat, namun tidak ada yang tahu sebenarnya sang perempuan telah pergi kemana.

Sang lelaki sepanjang hari tidak makan, tidak istirahat dan tidak lelah terus mencari. Ia begitu rindu kepadanya, begitu inginnya bertemu dengan sang kekasih, namun sang perempuan yang telah berubah menjadi kupu-kupu bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya? Hanya saja ia tidak bisa berteriak, tidak bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam-diam.

Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yang sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu-kupu mau tidak mau harus meninggalkan tempat tersebut lalu terakhir kali ia terbang dan hinggap di atas bahu sang lelaki.

Ia bermaksud menggunakan sayapnya yang kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yang kecil lembut mencium keningnya.

Namun tubuhnya yang kecil dan lemah benar-benar tidak boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yang sedih hanya dapat di dengar oleh kupu-kupu itu sendiri dan mau tidak mau dengan berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yang jauh dengan membawa harapan.

Dalam sekejap telah tiba musim semi yang kedua, sang kupu-kupu dengan tidak sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yang lama di tinggalkannya.

Namun di samping bayangan yang tak asing lagi ternyata telah berdiri seorang perempuan cantik.
Dalam sekilas itu sang kupu-kupu nyaris jatuh dari angkasa.

Ia terkejut, benar-benar tidak percaya dengan pemandangan di depan matanya sendiri.

Lebih tidak percaya lagi dengan omongan yang di bicarakan banyak orang.

Orang-orang selalu menceritakan ketika hari Natal, betapa parah sakit sang lelaki.

Melukiskan betapa baik dan manisnya dokter perempuan itu.
Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka dan tentu saja juga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia seperti dulu kala.

Sang kupu-kupu sangat sedih. Beberapa hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa perempuan itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai.

Segala yang pernah di milikinya dahulu dalam sekejap tokoh utamanya telah berganti seorang perempuan lain, sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tidak dapat berbuat apa-apa.

Musim panas tahun ini sangat panjang, sang kupu-kupu setiap hari terbang rendah dengan tersiksa dan ia sudah tidak memiliki keberanian lagi untuk mendekati kekasihnya sendiri.

Bisikan suara antara kekasihnya dengan perempuan itu, ia dan suara tawa bahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu-kupu telah terbang berlalu.

Bunga bersemi dan layu. Bunga layu dan bersemi lagi. Bagi seekor kupu-kupu waktu seolah-olah hanya menandakan semua ini.

Musim panas pada tahun ketiga, sang kupu-kupu sudah tidak sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri.

Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si perempuan, mencium lembut wajah perempuannya sendiri.

Sama sekali tidak punya waktu memperhatikan seekor kupu-kupu yang hancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.

Tiga tahun perjanjian Tuhan dengan sang kupu-kupu sudah akan segera berakhir dan pada saat hari yang terakhir, kekasih si kupu-kupu melaksanakan pernikahan dengan perempuan itu.

Dalam kapel kecil telah dipenuhi orang-orang.

Sang kupu-kupu secara diam-diam masuk ke dalam dan hinggap perlahan di atas pundak Tuhan.
Ia mendengarkan sang kekasih yang berada dibawah berikrar di hadapan Tuhan dengan mengatakan “saya bersedia menikah dengannya!”.

Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ke tangan perempuan itu, kemudian memandangi mereka berciuman dengan mesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu-kupu.

Dengan pedih hati Tuhan menarik napas “Apakah kamu menyesal?”.
Sang kupu-kupu mengeringkan air matanya “Tidak”.

Tuhan lalu berkata disertai seberkas kegembiraan “Besok kamu sudah dapat kembali menjadi dirimu sendiri”.

Sang kupu-kupu menggeleng-gelengkan kepalanya “Biarkanlah aku menjadi kupu-kupu seumur hidup”.

“Ada beberapa kehilangan merupakan takdir.

Ada beberapa pertemuan adalah yang tidak akan berakhir selamanya.

Mencintai seseorang tidak mesti harus memiliki, namun memiliki seseorang maka haruslah baik-baik mencintainya.”

“Ketika kamu tulus mencinta, kamu akan lakukan apapun tuk melihatnya bahagia, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebahagianmu juga.”

“CINTA sejati adalah saat kau dapat merelakan CINTA itu bahagia, bukan untuk mendapatkannya.”

“Siapa pun yang mempunyai hati penuh cinta selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan
Cinta sejati dimulai ketika tidak sesuatu pun diharapkan sebagai balasan.”

“Tidak ada perasaan yang bisa disebut sebagai cinta, jika ia tidak dibuktikan dalam penghormatan.”

“Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, melainkan mereka dapat berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.”

Tuhan Yesus memberkati saudara/i& sahabatku semua beserta seluruh keluarga… JBU+JLU&fam 🙂

Sobat Kasih Setia, saya sangat merindukan untuk membuka gereja GBI Kasih Setianya. Saya mohon dukungan dan doa sobat – sobat semua untuk mendukung memperluas kerajaan Sorga.

Dan bagi sobat – sobat yang rindu untuk berpartisipasi dalam pendanaan dapat mengirimkan bantuannya
ke Rekening : BCA
Atas nama : YANTO WIJAYA KUSUMA

NO REK : 345-2628705

Hidup Melekat Kepada Tuhan Yesus Sehingga Kuat Dalam Badai Apapun

27 Feb

Mazmur 1:1-3 “Berbahagialah org yg tdk berjalan menurut nasihat org faik,yg tidak berdiri dijalan org berdosa,dan yg tdk duduk dalam kumpulan pencemooh,tetapi yang kesukaaanya ialahTaurat Tuhan,dan yg merenungkannya siang dan malam. Ia seperti pohon yg ditanam ditepi aliran air,yang menghasilkan buahnya pada musimnya,dan yang tidak layu daunnya,apa saja yg diperbuatnya menjadi berhasil”   

Lay, seorang perempuan yang baik,ia seorang yang rajin bekerja dan aktif dalam pelayanan. Suami Lay seorang hamba Tuhan dan mereka dikaruniai tiga orang anak .

Lay sangat sibuk dalam kesehariannya,selain bekerja,melayani keluarga,ia juga  menopang keluarga  dan aktif dalam pelayanan.

Suatu ketika Lay mengahadapi satu masalah yang membuat ia jatuh tergeletak tak berdaya, ia menjadi depresi, hidup dalam tekanan,seringkali ia mencoba untuk mengakhiri hidupnya.

Seperti pohon ditengah padang,bila tidak tertanam dan berakar sampai dalam, maka ketika badai datang,pohon itu akan tumbang,ketika panas datang datang,pohon itu akan menjadi layu.

Saudara…..,adakah hari ini kau merenungkan firman Tuhan,adakah hari ini kau hidup dalam firman Tuhan ? Jadikanlah firman Tuhan sebagai dasar hidupmu, maka kau akan bertumbuh dan berbuah dengan baik,kau akan diberkati dan apapun yang kau kerjakan akan menjadi berhasil. Itulah jani Tuhan….Gbu all