Pikul Salib itu Enak

12 Jan

Ada seorang pria muda yang sedang putus asa. Merasa tak ada lagi jalan keluar, ia akhirnya memutuskan berdoa kepada Tuhan.

“Tuhan, aku tidak bisa melakukannya,” ujarnya. “Aku terlalu berat menanggung salib ini.”

Tuhan menjawab, “Anakku,jika kmu tidak dapat menanggung berat benda itu, turunkan saja itu d ruangan ini.

Kemudian bukalah pintu yang lain dan pilih salib apapun yang kamu inginkan.”

Mendengar itu, pria tersebut tersenyum bahagia. ” Terima Kasih, Tuhan,” katanya.

Ia pun menghela nafas panjang, dan melakukan sperti apa yang di perintahkan.

Saat melihat sekeliling ruangan,ia melihat banyak salib yang berbeda;

Beberapa puncaknya begitu besar sehingga tidak terlihat. Kemudian ia melihat sebuah salib kecil bersandar di dinding yang jauh. ” Aku ingin yang satu itu, Tuhan,” katanya degan sdikit berbisik.

Dan Tuhan kembali menjawab, “AnakKu, ambilah salib itu. Namun Aku ingin mengatakan kepadamu bahwa sebenarnya salib itu adalah salib yang sama yang tadi kamu letakkan. Hanya saja selama ini kamu tdk menyadrinya.”

Mendengar perkataan Tuhan tersebut, anak muda itu menangis dan bertobat dari segala kekeliruan yang telah ia perbuat.

Banyak dari antara kita yang mengira Tuhan menaruhkan salib yang begitu berat, yang tak mngkin dapat dipikul oleh anak-anakNya.

Namun justru sebaliknya, salib yang DIA berikan adalah salib yang ringan dan mengenakkan.

1 korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.

Sebab Allah setia dan karena itu ia tidak akan membiarkan kamu di cobai melampaui kekuatanmu.

Pada waktu kamu di cobai ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: