Kisah Anak Yang Serakah – Renungan Kehidupan

7 Jan

Ada seorang petani yang murah hati dan pekerja keras dalam kondisi sekarat dan memiliki anak – anak yang serakah.

Menjelang kematian dia mengatakan kepada mereka bahwa ada harta karun jika mereka menggali pada lahan tertentu.

Secepatnya setelah orang tua itu meninggal, anak – anaknya secepat mungkin pergi ke lahan, dimana mereka menggali dari satu tempat ke tempat yang lainnya dan menambah depresi dan konsentrasi ketika mereka tidak menemukan emas di tempat yang ditunjukkan.

Tetapi mereka tidak menemukan emas sama sekali. Menyadari bahwa Ayah mereka yang murah hari tentunya telah membagi bagikan emas-Nya selama masa hidupnya, mereka menghentikan pencarian.

Akhirnya, terpikir oleh mereka bahwa lahannya sudah dipersiapkan sehingga mereka sekarang dapat menabur benih. Mereka menanam gandum, yang menghasilkan hasil panen yang berkelimpahan. Mereka menjual hasil panennya dan makmur pada tahun itu.

Setelah masa panen, anak – anaknya berpikir lagi mengenai kemungkinan masih ada tempat yang belum digali terkuburnya emas, sehingga mereka menggali lagi, dengan hasil yang sama.

Setelah beberapa tahun mereka menjadi terbiasa bekerja seperti buruh, dan pada penggantian musim, terkadang mereka tidak mengerti sebelumnya.

Sekarang mereka mengerti alasan metoda ayahnya dalam melatihnya dan mereka menjadi jujur dan petani yang bersyukur. Pada akhirnya, mereka menemukan diri sendiri memiliki harta kekayaan yang cukup dan tidak lagi mengharapkan apa yang tidak dapat diraih.

Pertanyaan Refleksi

* Pesannya jelas dalam cerita ini apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai dan kita tidak selalu tahu apa yang terbaik bagi diri kita sendiri.

* Dapatkah kamu mengingat lagi pengalaman dari masa lalumu bahwa kamu menyadari kamu tidak tahu yang terbaik untuk dirimu pada masa pengalaman terjadi ?

* Jika ada waktu dimana kamu tdk tahu yang terbaik untukmu sendiri, siapakah yang tahu yang terbaik untukmu ?

Hanya Tuhan Yesuslah yang tahu yang terbaik untukmu, serahkanlah segalanya kepada-Nya dan Ia akan memberikan yang tak pernah kamu bayangkan dan tak pernah kamu pikirkan sebelumnya.

*•._.•A•O:)•M•<3•I•(*)•N•({})•!!!•._.•*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: