Menanti Waktu yg Tepat – Indah pada Waktunya (Bp. Pdt. Felly Kairupan)

25 Des

Gal 4:1-7 Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;

Gal 4:4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

Indah bila sudah tepat waktunya, tertulis “setelah genap waktunya…”
Bukan seperti terima janji langsung digenapi. Hal yang paling sulit menunggu. Kapan waktunya ?

Sering org gagal ketika menunggu. Dimulai dari janji janji indah yg Tuhan sediakaan. Tapi harus menunggu waktu yg tepatan cara-Nya Tuhan dan Kehendak Tuhan.

Gal 4: 4 But when the set time had fully come, God sent his Son, born of a woman, born under the law,

Manusia ketika masa yg lalu, penuh dgn kegelapan dosa. Tuhan mengirimkan Hukum Taurat. Akibat Hukum Taurat tdk mungkin membawa manusia mendekat kpd Allah. Tuhan berpikir bahwa manusia tdk mungkin dekat kpd Allah krn dosa dan krn usahanya sendiri.

Saat manusia pasrah dan manusia berada dlm kondisi yg paling gelap*m Tuhan punya waktu yg paling tepat. Tuhan kirimkan 2000 thn yg lalu melalui Yesus, hidup kita diubahkan.

Makna Natal isi hati Tuhan : Ilustasi air mendidih, hati Tuhan mendidih utk mengasihi dan memberkati kita secepatnya.

Natal berbicara penggenapan, waktu yg Tuhan tetapkan, masa apa yg Tuhan janjikan akan kita miliki.

Janji – waktu berjalan – tdk dpt apa-apa dan menunggu – hati Tuhan mendidih memberkati lebih dari yg Tuhan pikirkan dan bayangkan – Waktu Tuhan yg tepat.

Ay 1 – Kita penerima janji Tuhan – selama belum akil balig sama seperti hamba – kita masih seperti anak-anak atau remaja belum dewasa rohani. Jd belum menerima janji Tuhan. Ilustrasi anak bungsu (anak yang hilang).

Bapa saya mau pergi dari rumah berikan seluruh warisan. Seharusnya belum waktunya untuk menerima tetapi sang anak terus memaksa. Hati Bapa mengasihi pd akhirnya makan ampas babi.

Kalau Tuhan belum menjawab doa kita, itu berarti Bapa sedang menanti waktu yg terbaik bagi kita. Tuhan tdk pernah tutup mata. Ternyata penggenapan Tuhan akan terjadi.

Gal 4:2 ada dibawah perwalian dan pengawasan menurut cara Tuhan bukan caranya sendiri. Anak harus dituntun sampai waktu yg telah ditentukan.

Disaat tak berdaya. Kita menanti Tuhan. Tuhan Kirim Hukum Taurat. Manusia tdk mampu mencapai standardnya Tuhan. Saat tak berdaya dan tak mampu apa-apa. Tuhan kirimkan Kasih Karunia. SETELAH GENAP WAKTUNYA. Tuhan Kirim Yesus Kristus sbg Juru Selamat.

Ilustrasi pohon anggur dan pengusaha, tiga thn tdk berbuah. Kata Tuhan, tunggu kasih kesempatan untuk berserah dan menunggu Tuhan menggenapi.

Anak bungsu ditengah kehancuran tdk berdaya kembali untuk menjadi hamba Bapa-Nya. Dari jauh Bapanya sudah melihat lebih dulu. Bapanya lari dan memeluknya & menciumnya. Ini berarti Bapa suka memberkati pd waktu yg tepat.

Saat waktu yg tepat sudah tdk lagi dlm pengawasan tapi sudah siap untuk menerima janji Tuhan ketika waktunya sudah siap.

Kalau sudah waktunya kita akan memiliki apa yg Tuhan siapkan untuk kita miliki. Nantikan dan biarkan penggenapan itu terjadi. Tiba saatnya kita akan berada pd penggenapan waktu Tuhan. Semuanya indah pada waktunya.

*•._.•A•O:)•M•<3•I•(*)•N•({})•!!!•._.•*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: