LIFE IN THE VICTORY 

22 Des

Roma 8: 37 ; Galatia 5: 1, 13

“Tidak ada suatu KEMENANGAN yang diraih tanpa suatu PERJUANGAN. Tidak ada suatu perjuangan tanpa ada suatu PENGORBANAN. Dan tidak ada pengorbanan tanpa ada suatu KEYAKINAN/ kepercayaan”

Yakinlah dengan apa yang engkau percayai , beranilah untuk berkorban / rela kehilangan apa yang menjadi hak milikmu demi suatu KEMENANGAN menuju kehidupan yang lebih balk
 
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang- orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:37)

“sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia.
Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia : iman kita”
I Yohanes 5:4

Bulan Agustus bagi bangsa Indonesia adalah bulan yang penuh kebahagiaan, dimana-mana kita menjumpai selebrasi dan euphoria kemenangan sebab 64 Th, bangsa kita menjadi bangsa yang merdeka. Bangsa yang menang atas penjajah. Sejak saat itu kita mulai melangkah maju membangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan bermartabat .

Yesus Kristus disalibkan dan bangkit dari kematian mengalahkan dosa dan maut. Setiap orang yang percaya dan menerima Dia adalah orang-orang yang menang bahkan LEBIH dari orang yang menang ( more than a conquer = penakluk )

Tetapi masih banyak orang percaya yang tidak hidup sebagai Pemenang.  masih banyak orang percaya yang tidak benar-benar hidup dalam kemenangan.

Masih sering kita jumpai anak Tuhan yang mudah putus asa, kehilangan semangat hidup, tidak berbahagia, tidak punya tujuan hidup yang pasti, JATUH BANGUN DALAM DOSA. 

MENGAPA …???? 

“Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan yang besar dan betapa sukacitanya menjadi orang yang MENANG kalau kita tidak pernah ikut berjuang” 

1. TIDAK MAU IKUT BERJUANG (Figthing Spirit)

Hidup orang percaya adalah suatu PERJUANGAN. Yesus sudah berjuang mengalahkan MAUT, tetapi kita harus tetap berjuang mengalahkan kedagingan. Hidup dalam dosa, hidup yang melenceng / menyimpang dari rencana Allah. Seperti yang Tuhan Yesus katakana : “Roh memang penurut tetapi daging LEMAH”.
 
Tidak ada suatu perjuangan tanpa ada pengorbanan. Rela kehilangan apa yang menjadi hak-hak kita demi suatu KEMENANGAN menuju kehidupan yang lebih baik. Ibrani 12: 3-4 mengatakan:

“Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.” 

Orang muda harus punya Fighting spirit menghadapi pergumulan hidup. Jangan mudah Putus asa. 

2. MENYALAHGUNAKAN KESEMPATAN

Saudara-saudara, memang kita telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kita mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih (Galatia 5:13) 

Kesempatan = starting point, opportunity 

Jangan sekali-kali bermain-main dengan kesempatan yang Allah berikan kepada kita. Kesempatan belum tentu terulang kembali. Sebagai contoh, Yunus yang menggunakan kesempatannya untuk kembali kepada Tuhan dengan baik.

Meskipun pada kesempatan pertama dia memilih untuk mengikuti keinginannya sendiri, tetapi melalui proses perjalanannya Yunus kembali melayani Tuhan (walau harus merasakan berada di perut ikan selama tiga hari).

Berbeda dengan Yunus, orang kaya yang bodoh, yang ingin menjadi murid Yesus tidak mau mengunakan kesempatannnya untuk mengikuti Tuhan. Dia lebih memilih untuk mempertahankan kekayaannya daripada menjual harta bendanya dan mengikut kristus.

3. TIDAK BERDIRI TEGUH

Standfast = bertekun , tidak mudah goyah, tidak mudah terpengaruh miliki prinsip /nilai hidup yang BENAR.

Simson yang memiliki fisik yang kuat ternyata tidak mampu menahan godaan. Ketidakmampuan Simson untuk berpegang teguh pada pendiriannya membuat kekuatannya hilang.

Beda dengan Yusuf. Yusuf yang dijual oleh saudara-saudaranya dan dianggap lemah, justru menunjukkan kekuatannya untuk berdiri teguh dalam imannya.

Bagaimana agar tetap tegak berdiri? Kenakan senjata Allah & berjaga-jaga dalam DOA.

4.  MILIKI IMAN TAPI TIDAK PUNYA KASIH

Iman HANYA bisa bekerja / AKTIF apabila ada KASIH.

BERBAHAYA !II Apabila seseorang punya IMAN tanpa KASIH maka akan menimbulkan bahaya laten : KEMUNAFIKAN DAN LEGALISME.

 KESIMPULAN    :

Yesus sudah mengawali perjuangan dan mengakhirinya dengan KEMENANGAN. Perjuangan melawan dosa dan maut telah selesai. Kita sekarang melanjutkan perjuangan melawan hidup yang tidak sesuai rencana Allah. Kehidupan yang di dalam daging dan rupa-rupa hawa nafsunya , kemunafikan /kesalehan palsu dan keputusasaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: