Mari Kita Menyembah Dia – Makna Natal

12 Des

Matius 2:2 “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

Dalam budaya modern ini, kata “Natal” telah cenderung menjadi kosong, disalah artikan dan dikurangi kekuatannya.

Beberapa memilih untuk menggunakan kata-kata yang mereka pikir lebih benar secara politik pada moment ini, seperti “Happy Holidays,” atau “Merry Xmas,” atau bahkan “Selamat Melewati Musim Dingin.”

Tapi saya pikir hal paling buruk adalah orang yang mengatakan, “Selamat Natal” dengan tidak tahu apapun tentang apa arti Natal yang sebenarnya.

Saya pikir kita jangan mengikuti versi Natal yang penuh dengan hura-hura dan aktivitas tanpa henti yang mengarah pada kelelahan, versi yang tidak memaknai Natal seperti yang seharusnya.

Kita bukan merayakan event Natal, namun kita merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Saya masih percaya pada Natal, tapi bukan versi Natal yang dirayakan sebagai budaya dan kebiasaan.
Saya percaya dalam pesan Natal yang sebenarnya, yang merupakan kelahiran Tuhan Yesus Juru Selamat kita.

Mungkin Anda berpikir tahun ini Anda menjalani Natal yang sulit.
Mungkin Anda berpikir Natal tahun ini tidak akan sebaik seperti sebelumnya.
Tapi bagaimana jika Natal kali ini menjadi lebih baik daripada Natal sebelumnya yang pernah Anda alami karena Anda telah terbebas dari tekanan kebiasaan untuk membeli berbagai barang di waktu Natal?

Apabila Anda benar-benar telah mengerti dan mengalami makna Natal yang sebenarnya, Natal kali ini bisa menjadi Natal yang benar-benar luar biasa.

Ini sebenarnya bisa menjadi Natal yang paling indah dalam hidup Anda.

Pesan utama dari Natal adalah ini: Tuhan menyertai kita.

Yesaya 7:14 memberitahu kita, “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.”

Imanuel berarti “Tuhan beserta kita.”

Jadi pesan dari bulan ini bukanlah, “Mari berbelanja” atau bahkan, “Mari kita berpesta.”

Pesan Natal yang sesungguhnya adalah, “Marilah kita menyembah.”
Hal itu adalah apa yang dilakukan oleh orang Majus ketika datang kepada bayi Yesus.

Dan itulah yang harus kita lakukan juga di bulan Natal ini.

Mari kita menyembah Tuhan yang telah rela merendahkan diri-Nya untuk lahir sebagai manusia untuk menyelamatkan kita dari dosa dan maut

Natal tidak hanya akan menjadi kebiasaan perayaan setiap tahun ketika kita memahami dan mengalami makna Natal yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: