Siapa Yang Terbesar Dalam Kerajaan Sorga

23 Nov

Yohanes 13:4-11

Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,

kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?”

Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.”

Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”

Kata Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!”

Kata Yesus kepadanya: “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.”

Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: “Tidak semua kamu bersih.”

Saya seorang ibu rumah tangga,usia saya 33 th,saya punya suami yang sangat baik dengan 3 orang anak yang cantik dan tampan. Saya hanya seorang perempuan biasa,dengan tingkat pendidikan standar,keahlian dan kemampuan standar,fisik standar,tingkat ekonomi standar.Di dalam lingkungan keluarga besar pun saya dianggap standar apalagi didalam lingkungan komunitas pelayanan, kami suami istri dianggap sangat standar. Saya merasakan kurangnya penerimaan dan pengakuan dari keluarga besar maupun lingkungan. pelayanan.Saya terlalu biasa-biasa saja,terkadang hati kecil saya menangis,saya merasa “Im not nothing…” Seringkali saya datang dibawah kaki Yesus dan saya hanya bisa menangis . Suatu ketika firman Allah datang kepadaku,”Barang siapa ingin jadi yang terbesar hendaklah ia menjadi yang terkecil….” Saya sadari Tuhan tidak peduli siapakah diri kita,apakah kemampuan diri kita,berapakah kekayaan kita.Tetapi kerendahan hati kita, itulah yang berkenan dihadapanNya. Manusia mungkin tidak memandangMu tetapi Dia Allah memandangMu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: