Terima Kasih Yang Tak Terucap

22 Nov

Mazmur 107:31-43

Bersyukurlah pada Tuhan sebab Ia baik! . . . Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus Tuhan.
—Mazmur 107:1-2

Alasan sesungguhnya dari mengucapkan terima kasih adalah untuk menunjukkan kepada si pemberi betapa besar Anda menghargai pemberiannya.

Penulis G. B. Stern pernah berkata, “Terima kasih yang tak terucap sungguh tak berguna bagi siapa pun.”

Ketika putra kami masih kecil, terkadang ia perlu diingatkan bahwa menghindari kontak mata, menunduk, dan memandangi kakinya, serta menggumamkan kata-kata yang tidak dapat dimengerti bukanlah ungkapan “terima kasih” yang dapat diterima.

Dan setelah bertahun-tahun menikah, saya dan suami masih belajar betapa pentingnya bagi kami untuk terus-menerus saling mengungkapkan rasa terima kasih.

Ketika salah satu dari kami merasa bersyukur untuk sesuatu, kami berusaha mengatakannya—bahkan jika sebelumnya kami telah mengucapkannya berulang kali tentang hal yang itu-itu juga.

William Arthur Ward berkata, “Merasa berterima kasih dan tak mengungkapkannya adalah seperti membungkus suatu hadiah, tetapi tidak memberikannya.”

Menunjukkan rasa terima kasih kita jelas penting dalam hubungan kita dengan sesama, tetapi hal itu terlebih penting dalam hubungan kita dengan Allah.

Ketika kita memikirkan tentang banyaknya berkat yang telah kita terima, apakah kita mengungkapkan rasa terima kasih kita kepada-Nya di sepanjang hari?

Dan ketika kita memikirkan ajaibnya anugerah dari kematian dan kebangkitan-Nya bagi pengampunan dosa kita, apakah hati kita dipenuhi dengan luapan rasa hormat dan syukur? (Rm. 6:23; 2 Kor. 9:15).

Teruslah mengingat Mazmur 107:1 dalam hati kita setiap hari: “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!” —CHK

Betapa besar seharusnya terima kasih kita Kepada Allah, Sahabat kita yang tak terlihat!

Banyaknya pemberian-Nya kepada kita Tak pernah bisa kita pahami. —Hess

Anugerah Allah yang terbesar sudah seharusnya membangkitkan rasa terima kasih kita yang terdalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: