4 Cara Menerima Benih Kehidupan

21 Nov

Yakobus 1:21b (BIS) “Sebab itu, buanglah setiap kebiasaan yang kotor dan jahat. Terimalah dengan rendah hati perkataan yang ditanam oleh Allah di dalam hatimu, sebab perkataan itu mempunyai kekuatan untuk menyelamatkan kalian.”

Jika kita akan diberkati oleh Firman Tuhan, kita harus memiliki hati yang siap menerima.

Dijelaskan dalam Alkitab, Firman Tuhan selalu digambarkan dengan benih.

Ketika Yesus mengatakan perumpamaan tentang penabur, Dia berkata, “Firman Allah adalah benih dan itu ditanam di hati kita” (Lukas 8:11-12).

Sekarang, mengapa memungkinkan untuk mengambil dua benih yang persis sama, menanam keduanya di dua lokasi yang berbeda, namun, mendapatkan benih yang satu menghasilkan lebih banyak dari benih yang lain?

Hal ini karena salah satu benih ditanam di tanah yang siap untuk menerima benih dan yang lainnya ditanam di tanah yang tidak siap.

Jadi, mengapa Anda dapat mengambil dua orang, menempatkan mereka dalam ibadah gereja yang sama — di mana mereka mendengar pesan yang sama — namun, satu orang sangat diberkati oleh itu dan orang lain mengatakan dia tidak mendapatkan apa-apa dari itu.

Hal ini karena orang yang satu memiliki hati yang siap yang lainnya tidak.

Yakobus mengatakan ada empat “alat bantu dengar” yang membantu kita menerima Firman Allah:

1. Berhati-hatilah.
“Jadilah cepat untuk mendengar, lambat bicara …” (Yakobus 1:19)
Kita harus memiliki sikap yang hati-hati.

Banyak dari masalah kita disebabkan karena kita cepat berbicara bukannya cepat untuk mendengar.
Jadilah siap.

Jadilah orang yang memiliki niat untuk menerima Firman Tuhan.

2. Jadilah Tenang.
“Dan lambat untuk marah …” (Yakobus 1:19) Jadilah tenang jika Anda mau menerima Firman Tuhan dan mau diberkati olehnya.

Sikap tenang meningkatkan penerimaan.

Jika Anda sedang tenang, orang lebih dapat berkomunikasi dengan Anda.
Kita tidak mendengar banyak ketika kita marah, kesal, pahit, atau emosional.

Kepahitan merupakan penghalang, sebuah tembok emosional yang membuat kita sulit untuk mendengar Firman Tuhan.

Beberapa mungkin bertanya, “Kenapa Tuhan tidak pernah berbicara kepada saya?”

Mungkin Anda punya beberapa kekesalan dan kepahitan dalam hidup Anda, yang perlu Anda singkirkan.

3. Jadilah Bersih.
“buanglah setiap kebiasaan yang kotor dan jahat …” (Yakobus 1:21 BIS)

Bila Anda memiliki dosa dalam hidup Anda, itu akan menghalangi pendengaran Anda dan membuat Firman Allah tidak dapat tertanam ke dalam hati Anda.

Dia mengatakan untuk menyingkirkan dosa apapun yang kita tahu ada dalam hidup kita.

Bagaimana kita bisa menjadi bersih?
Oleh pengakuan.

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

4. Jadilah Rendah Hati.
“Terimalah dengan rendah hati perkataan yang ditanam oleh Allah di dalam hatimu …” (Yakobus 1:21 BIS)

Jadilah orang yang mau diajar, rendah hati, bersedia untuk berubah.

Jangan bertindak seperti Anda tahu semuanya.

Jika Anda tahu semuanya, Firman Tuhan tidak bisa tertanam dalam hati Anda.

Kita harus memiliki hati yang siap untuk menerima Firman Tuhan, supaya Firman yang ditaburkan dapat tertanam dan bertumbuh dalam hati kita.

*•._.•A•O:)•M•<3•I•(*)•N•({})•!!!•._.•*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: