Sampingan

Penyembahan Yang Benar Membebaskan Kita

20 Nov


Kis 16:23-26
Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara.

Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.

Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.

Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.

Penyembahan membebaskan orang-orang. Berapa banyak kamu menyembah ? Kapankah kamu menyembah ? Dapatkah kamu menyembah dalam situasi yang begitu buru, kesabaranmu telah gagal dan kebingungan melanda hidupmu ?

Apakah nyanyian punjian dating di pikiranmu pada waktu yang paling stress ? Kita perlu menilai kemampuan kita untuk menyembah karena penyembahan mengubahkan kehidupan kita. Kita perlu untuk melatih diri sendiri untuk menyembah di dalam segala keadaan.

Paulus dan Silas dipukuli, dilembar ke penjara tera=dalam dan kaki mereka dipasung. Mereka mungkin mengalami kesakitan yang sangat waktu tidur. Jadi ditengah malam mereka melakukan penyembahan. Disana tidak ada pemimpin pujian, alat music, LCD, ataupun sebuah radio yang menemaninya. Bahkan mereka tidak dapat menegakkan kakinya untuk berada dalam irama. Paulus dan Silas bahkan tidak memiliki suara yang bagus untuk bernyanyi. Tapi dari kedalaman hatinya, mulut mereka menyembah Tuhan dengan mengabaikan kondisi yang terjadi. Sebagai hasilnya, para tawanan lainnya mendengarkan mereka dan lebih lagi. Rantai yang membelenggu setiap orang telah terbuka. Penyembahan membebaskan tawanan.

Di dalam banyak hal, kamu mungkin merasa seperti tawanan. Mungkin kamu memiliki kebiasan buruk yang tidak dapat dihilangkan, kamu mungkin menemukan dirimu dalam suatu kondisi yang tidak dapat berubah, kamu merasa Tuhan tidak menjawab doamu. Apakah yang kamu haru lakukan ? Menyembah. Menyembah ketika kamu sedir, merasa kurang enak, dan setelah kamu marah. Sembahlah setiap hari, dipekerjaanmu dan saat bermain, menyembahlah dimanapun setiap saat. Penyembahan akan mengubah hidupmu dan jika kamu menyanyi dengan keras orang lain akan mendengar, penyembahanmu juga akan membebaskan mereka.

DOA

Tuhan, ajarlah aku untuk menyembah, Tuhan bawalah pujian dari pikiranku sehingga penyembahanku dapat menjadi gaya hidupku. Ubahlah aku melalui penyembahan dan biarkanlah aku melihat buah dari penyembahan di dalam hidupku dari orang lain disekitarku. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: