Tuhan, Apakah Panggilan Hidupku ?

14 Nov

Ditengah kegelapan malam, aku bertanya kepada Tuhan, aku percaya bahwa Tuhan ada dlm hatiku :

“Tuhan, apakah panggilan dalam hidupku ?”

Pertanyaan ini aku ungkapkan karena aku menyadari apalah artinya suatu kehidupan bila tidak memiliki tujuan yang jelas ? Quovadis (Kemanakah Engkau Hendak Melangkah ?).

Patut kira renungkan tanpa arah yang jelas bukankah kita seumpama kapal yang berlayar tanpa arah sehingga terus menerus berputar-putar tanpa pernah mencapai kehidupan kita.

Mat 5:13 “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Lalu apakah panggilan Tuhan dalam hidup kita ?

Tidak lain dan tidak bukan untuk menjadi garam dan terang dunia.

Tetapi terkadang dlm hidup, kita lebih suka menyembunyikan terang kita dibawah gantang dan kita lebih suka hidup kita biasa-biasa. Yg penting bisa makan, minum, tidur, hidup cukup cukup yah sudah.

Kita bahkan lebih suka hidup hanya untuk memperkaya diri for me for me for me tanpa kita mau mengikuti panggilan Tuhan dlm hidup kita.

Lalu apakah akibatnya bila kita tidak mau mengikuti panggilan Tuhan dlm hidup kita ?

Kita akan seperti garam yang seharusnya menjadi sangat berguna untuk orang banyak dan bahkan memuliakan nama Tuhan tetapi karena sibuk utk diri sendiri dan tidak mau berfungsi maka garam itu menjadi tawar.

Ketika garam itu menjadi tawar demikianlah nantinya kehidupan kita bila tidak mau mengikuti panggilan Tuhan sehingga garam itu menjadi tidak berguna sehingga dibuang dan diinjak-injak orang.

Sahabat “Jadilah Terang dan Garam Dunia” sehingga dengan

16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.

Kiranya Renungan ini menjadi Berkat. Tuhan Yesus Memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: