Belum Lunas

13 Nov

Ada seorang pendeta yang telah membeli sebuah sepeda motor untuk mendukung pelayanannya. Pada suatu hari dia membonceng istrinya dalam suatu pelayanan. Di perjalanan terjadi tabrakan yang menyebabkan keduanya jatuh terlempar.

Setelah terbangun pendeta itu bergegas membangunkan motornya, sedangkan istrinya dicuekin begitu saja.

Melihat perbuatan pendeta itu, spontan saja istrinya marah dan berkata : “Dasar kamu tdk berkeperimanusiaan. Kotbah saja yg indah, masakan saya yang sudah kesakitan begitu tidak diperhatikan.”

Lalu jawab pendetya itu : “Mamiih… Jiwamu khan sudah lunas dibayar dgn adanya pengorbanan Kristus… Sedangkan motor saya ini masih kredit dan belum lunas nih…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: