Hidup yang tak pernah Kering

24 Okt

Bila kita melihat berita di Tv ataupun di internet. Kita menemukan informasi mengenai Kekeringan yang disebabkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan. Di Pacitan, karena air bersih sangat sulit diperoleh sehingga masyarakat terpaksa mengkonsumsi air endapan lumpur yang kotor.

Ini adalah gambaran kekeringan secara fisik lalu bagaimanakah kekeringan secara rohani ?

Yeremia 17:5-6 kekeringan disebabkan karena kutuk :

1. Terkutuk orang yg mengandalkan manusia.

2. Terkutuk orang yang mengandalkan kekuatannya.

3. Hatinya menjauh / terpisah dari Allah Karena dosa.

Kehidupan terpisah dari Allah diilustrasikan seperti semak bulus yang tinggal di padang gurun, tinggal di tanah tandus, tidak dapat menghasilkan apa-apa, layu dan tinggal di tempat yang tdk berpenghuni.

Lalu bagaimanakah Kehidupan Yang tak pernah kering ?

1. Percaya kepada Tuhan, mengandalkan Tuhan (ay 7)

2. Berharap kepada Tuhan.

Kehidupannya tak pernah kering seperti tanaman yang di tanam di tepi air dan akarnya merambat sampai menemui air, selalu hijau dan selalu menghasilkan buah.

Ilustrasi ini pararel dgn gambara pohon zaitun mzm 52:10 anee zayith Raanam bayoth elohyim batach khesed; Elohyim olam ad; “aku seperti pohon zaitun yang hijau diam di rumah Tuhan; Kasih Allah tak berkesudahan selamanya.

Pohon zaitun tidak seperi semak bulus. Sekalipun tinggal di padang gurun tapi pohon zaitun selalu hijau dan tak pernah kering sekalipun panas terik. pohon ini sangat besar dan berkesan raksasa. Dan buahnya sangat bermanfaat untuk kesehatan dan memasak.

Satu Keistimewaan Pohon Zaitun : saat dipotong dari akarnya selalu tumbuh tunas baru. Seperti Kristus mati lalu pada hari ke 3 dia bangkit melambangkan kehidupan yang penuh harapan dan kehidupan yang tak pernah kering.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: